Suara.com - Pusat Koperasi Unit Desa (Puskud) Jawa Timur siap mendukung program pemerintah terkait persoalan ketahanan pangan nasional atau food security yang digagas Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Hal tersebut disuarakan dalam forum Rapat Anggota Tahunan (RAT) Puskud Jawa Timur tahun buku tahun 2023 di Surabaya pada Kamis (13/6/2024).
Selain pengurus, Direktur Puskud dan seluruh perwakilan KUD se-Jawa Timur.
Tampak hadir Ketua umum Induk Koperasi Unit Desa (Inkud) Portasius Nggedi dan Sekretaris Dewan Pembina Inkud Ferry Juliantono.
Ketua Umum Puskud Jawa Timur Suyadi menyatakan seluruh kekuatan KUD baik keuangan dan aset serta kegiatan yang ada meningkat dan bahkan bisa jadi lebih baik kedepan.
"Harapannya Pak Prabowo yang juga Ketua Dewan Pembina Inkud mengembalikan peran negara untuk memajukan ekonomi rakyat," ujar Suyadi.
Sementara itu, Sekretaris Dewan Pembina Inkud Ferry Juliantono menyebutkan jajaran koperasi perlu memiliki daya saing sehingga dapat memajukan ekonomi nasional.
"Inkud dan gerakan koperasi mempersiapkan diri agar bisa meningkatkan kapasitas sehingga bisa bersaing dengan badan usaha yang lain di negeri ini," kata Ferry Juliantono.
Baca Juga: Panas! Kasus Vina Cirebon: Mahfud MD Tantang Habiburrokhman: Saya Bayar Rp100 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?