Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengucurkan dana sebesar Rp 75,8 triliun untuk belanja bantuan sosial (Bansos) pada Semester I tahun 2024. Belanja bansos ini naik 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Adapun, anggaran itu hampir setengah dari pagu anggaran yang dtetapkan di 2024 ini sebesar Rp 152,30 triliun.
"Bansos di semester I tahun ini capai Rp 75,8 triliun, hampir sama dengan tahun lalu Rp 73,6 triliun," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat bersama Banggar DPR RI, yang dikutip, Selasa (9/8/2024).
Bendahara Negara ini menjabarkan, kenaikan belanja bansos ini imbas dari adanya jumlah penerima Program Indonesia Pintar yang melonjak.
Selain itu, ditambah dengan kenaikan jumlah penerima bantuan lansia dan disabilitas.
Secara rinci, belanja bansos itu terdiri sebesar Rp 37,5 triliun dari program Kementerian Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Sembako.
Kemudian, dana bansos sebesar Rp 23,2 triliun untuk program bantuan iuran BPJS Kesehatan. Serta, bansos di Kementerian Perndidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mencapai Rp 13,2 triliun.
Lalu, ada bansos yang disalurkan lewat Kementerian Agama sebesar Rp 1,7 triliun. Dan terakhir, bansos untuk BNPB dalam rangka tanggap darurat bencana sebesar Rp 200 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026
-
Vietjet Amankan Kesepakatan US$6,1 Miliar untuk Ekspansi Asia-Pasifik
-
Wings Group Makin Agresif Buka Cabang Baru FamilyMart
-
30 Ton Bantuan Pangan di Kirim ke Aceh Tamiang
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar