Suara.com - Dalam program Prakerja, peserta yang lolos akan menerima bantuan dari pemerintah yang terdiri dari biaya pelatihan dan insentif. Biaya pelatihan ini sebesar Rp 1 juta, sementara insentif yang diberikan meliputi insentif pasca-pelatihan sebesar Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan dan insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000.
Untuk menerima insentif tersebut, peserta harus mengisi nomor rekening atau data bank terlebih dahulu. Insentif ini nantinya akan dikirimkan ke nomor rekening peserta atau e-wallet.
Proses Pencairan Insentif Prakerja
Saat ini, satu-satunya bank umum negara yang tersedia untuk pencairan insentif adalah BNI. Namun, peserta juga dapat menerima insentif ke rekening BRI melalui e-wallet seperti GoPay, OVO, dan LinkAja. Jika ingin mencairkan atau menarik uang tersebut, peserta dapat mengirimkannya ke rekening bank BRI atau bank lain selain BNI. Berikut adalah caranya:
1. OVO
Transfer dari OVO ke rekening bank, termasuk BRI bisa dilakukan melalui aplikasi oleh pengguna OVO Premier. Artinya, pengguna OVO biasa perlu meng-upgrade akun mereka ke OVO Premier terlebih dahulu. Untuk upgrade, hanya diperlukan KTP. Pengguna akan diminta untuk mengambil foto diri dengan memegang KTP.
Cara upgrade-nya adalah masuk ke aplikasi OVO, lalu ketuk banner "Upgrade ke OVO Premier". Kemudian, cara transfer dari OVO ke rekening bank adalah sebagai berikut:
1. Masuk ke aplikasi OVO, lalu pilih pada menu transfer.
2. Selanjutnya pilih bank tujuan.
Baca Juga: BRI Jadi Mitra Timah Salurkan Modal Rp1,2 Miliar untuk UMKM Bangka Belitung & Kepri
3. Lalu ketik nomor rekening bank dan nominal yang akan ditransfer.
4. Untuk transfer real-time akan dikenakan biaya Rp 2.500.
2. GoPay
Menurut laman resmi Gojek, transfer atau pengiriman saldo GoPay ke rekening bank juga bisa dilakukan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
1. Pastikan sudah upgrade akun GoPay.
2. Pastikan Nama Rekening Pemilik sesuai dengan pemilik rekening yang dituju.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat
-
Harga BBM Naik, Purbaya Pede Tak Semua Warga Pindah ke Pertalite
-
Sinyal Cuan Piala Dunia 2026: 7 Saham Indonesia yang Berpotensi Cetak Gol untuk Investor
-
Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk
-
Terbitkan Obligasi USD 1,5 Milar, Danantara Spill Siapa Pembelinya
-
Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi
-
Mendag Tegaskan Amerika Serikat Negara Tujuan Ekspor Terpenting
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
-
Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI
-
Listrik Sejumlah Wilayah Jawa Padam, Mas Bahlil Bilang Masalahnya di PLN