Suara.com - Sri Mulyani Indrawati memberi sinyal untuk tidak melanjutkan lagi jabatannya sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dirinya akan berpamitan setelah masa jabatan menjadi Bendahara Negara usai pada Oktober 2024 mendatang.
Sinyal ini ada setelah dirinya berkelakar saat manggung di acara peringatan Hari Pajak Nasional yakni Spectaxculer. Dalam acara itu, Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo bersama sejumlah anak buahnya bernyanyi lagu Steelhard Band Rock Asal Amerika Serikat berjudul 'She's Gone'.
Setelah penampilan tersebut, Sri Mulyani pun ikut beranjak menuju panggung untuk berduit menyanyikan lagu anak sekolah garapan Chrisye.
Sebelum, melantunkan nada, Wanita yang kerap disapa Ani ini pun sempat berkelakar bahwa judul lagu itu didedikasikan untuknya.
"Tadi lagunya apa katanya? She's gone. Itu lagu untuk saya. I'm gone!," kata Sri Mulyani, di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, yang dikutip Senin (15/7/2024).
Namun setelah berucap itu, orang dekat Sri Mulyani yang bekerja di bawahnya menolak dengan respon melambaikan tangan yang iringi tawa dari para penonton.
Untuk diketahui, Sri Mulyani telah lama menduduki kursi Menteri Keuangan di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sri Mulyani juga sempat menjadi Menteri Keuangan di era presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Namun, pada pemerintah Presiden terpilih Prabowo Subianto, nama Sri Mulyani digadang-gadang bakal tersingkir dari kursi menteri keuangan untuk lima tahun ke depan.
Baca Juga: Prabowo 'Kritik' Proyek Kebanggaan Jokowi: Buat Apa Kereta Cepat, Jalan Raya dan Waduk?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS