Suara.com - Huis Property Group (Huni Indah Sanjaya) melanjutkan proyek keduanya yakni North Kemang Huis dengan mengusung konsep unik rumah ombak dengan desain modern.
Pengembangan proyek Kemang Huis tetap dilanjutkan sebagai bentuk komitmen untuk menyediakan hunian rumah ombak berkualitas yang menjawab kebutuhan masyarakat akan suasana rural mewah di perkotaan.
"Di tengah masa pandemi, kami berhasil menjual 8 unit Kemang Huis dalam waktu 8 bulan. Hal inilah yang juga mendorong kami untuk terus berinovasi sehingga kami menghadirkan North Kemang Huis sebagai proyek kedua kami dengan total 12 unit. Tidak hanya berhenti di kedua proyek ini, kami juga akan terus menyediakan hunian yang mengutamakan kualitas hidup, kualitas bangunan dan desain yang modern kedepannya,” kata Joe Christian, Principal Huis Property Group dalam keterangannya, Selasa (23/7/2024).
North Kemang Huis terletak di daerah Kemang Utara, Jakarta Selatan. Berada di atas lahan seluas 1.532 m2, Huis Property Group berkomitmen untuk mempertahankan nilai-nilai yang membedakan mereka dari pengembang properti lainnya, yaitu merancang hunian unik, berkelas dan modern yang nyaman, aman, serta memberikan rasa tenang bagi setiap penghuninya melalui kualitas material terdepan.
"Melihat peluang pasar hunian di Jabodetabek tahun ini, kami yakin bahwa kualitas akan menjadi faktor pembeda utama di antara setiap pengembang. Konsumen saat ini sudah lebih teredukasi mengenai kualitas dan material bangunan, serta desain yang diinginkan. Kami di Huis Property Group selalu mengutamakan penggunaan material terbaik seperti besi baja bersertifikasi, WPC (Wood Plastic Composite) yang bergaransi 10 tahun, atap bitumen berkualitas tinggi dari Korea Selatan dengan garansi 20 tahun, teknologi terbaru dalam Smart Door Lock yang menyatu dengan cctv, kloset Kohler impor dari Amerika, hingga konsep rain shower di semua kamar mandi," tambah Joe.
Pemilihan daerah Kemang sebagai lokasi proyek kedua dari Huis Property Group didasarkan pada strategi area yang sangat diminati oleh masyarakat urban, para ekspatriat, pebisnis, hingga masyarakat urban, dan ini sesuai dengan target konsumen yang disasar oleh Huis Property Group di setiap proyeknya.
North Kemang Huis terletak di pinggir jalan Kemang Utara, tidak masuk ke dalam jalan kecil serta bebas dari bencana banjir. Selain itu, rasa aman bagi konsumen juga diwujudkan lewat legalitas yang jelas dengan sertifikat tanah yang sudah pecah di awal sehingga memungkinkan proses Akta Jual Beli (AJB) dan balik nama dapat dilakukan segera setelah pelunasan.
Untuk memberikan kemudahan, Huis Property Group juga bekerja sama dengan perbankan besar seperti Bank Mandiri dan Bank Panin melalui program pinjaman Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Konsep desain Kemang Huis dan North Kemang Huis dikembangkan oleh Arti Design Studio. Mengusung ide membawa kemewahan nuansa alami ke dalam lingkungan perkotaan.
Baca Juga: KAI Properti Gandeng Rumah BUMN, Tingkatkan Kemampuan Wirausaha Masyarakat
Hunian yang nyaman, lapang, dan dikelilingi oleh alam serta ruang untuk interaksi sosial menjadi inti dari desain ini. Teras di setiap lantai, memanjakan setiap penghuninya untuk menikmati alam di dalam ruangan sehingga menciptakan lingkungan hidup yang sehat, tenang, serta menyenangkan.
“Ide utama kami dalam membawa konsep desain ini adalah untuk meningkatkan kualitas kehidupan setiap penghuni Kemang Huis maupun North Kemang Huis. Sesuai dengan target kami yaitu keluarga dengan gaya hidup modern yang ingin tetap menetap di tengah pusat gaya hidup Jakarta Selatan, kami ingin saat mereka kembali ke rumah setelah beraktivitas penuh, mereka langsung merasakan ketenangan melalui suasana hangat dari desain yang kami hadirkan,” ujar Raynaldo Theodore, Arti Design Studio.
North Kemang Huis sudah dipasarkan sejak May 2024. Tersedia dalam tiga tipe pilihan rumah yaitu tipe 7 garden, tipe 7, dan tipe 6. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp5 miliar sebelum PPN.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak
-
Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan
-
Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban
-
Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya
-
Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT
-
DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu