Suara.com - PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (PT TKDN) emiten solusi teknologi untuk Smart City berkolaborasi strategis dengan PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) untuk meningkatkan sistem pengelolaan kawasan industri yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widod (Jokowi) itu.
Kolaborasi ini meliputi implementasi berbagai solusi teknologi canggih dari PT TKDN Tbk, termasuk, Intelligent Traffic Control System (ITCS), Command Center, Camera Vehicle Counting: Pemasangan kamera di beberapa simpang jalan kawasan untuk memantau dan mengawasi keluar masuk kendaraan selama 24 jam penuh dan IoT Telematika dari TAM Fleet.
“Kami sangat senang berkolaborasi dengan PT TKDN dalam rangka meningkatkan sistem pengelolaan kawasan industri. Solusi teknologi canggih dari PT TKDN akan membantu kami dalam memantau dan mengelola lalu lintas, meningkatkan keamanan, kenyamanan dan keandalan layanan demi memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para tenant dan pengunjung di KITB. Kedepannya, kami akan terus meningkatkan implementasi teknologi tersebut agar terciptanya kawasan industri yang smart, green & sustainable," kata Kepala Divisi Operation, IT dan Services Marfan Trihartiko dikutip Sabtu (27/7/2024).
Direktur Utama TRON David Santoso menambahkan bahwa perseroan berkomitmen untuk membantu KITB dalam mewujudkan visinya sebagai kawasan industri terdepan di Indonesia.
"Solusi teknologi kami dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan industri 4.0 dan membantu meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keselamatan di kawasan industri," kata David.
Kolaborasi ini merupakan langkah penting bagi PT TKDN Tbk dalam memperluas jangkauannya di sektor industri. PT TKDN Tbk yakin bahwa solusi teknologinya dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi KITB dan berkontribusi pada pengembangan industri di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan