Suara.com - Dalam semangat kebersamaan dan pengabdian kepada negeri, PT Pegadaian dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk bersinergi melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dalam kegiatan Relawan Bakti BUMN Batch VI yang telah sukses diselenggarakan di Surakarta pada tanggal 15 hingga 17 Agustus 2024. Program ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan kontribusi yang tulus dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Kegiatan dibuka di Pura Mangkunegaran oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara X dengan dihadiri oleh Edi Eko Cahyono selaku Asisten Deputi Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan di Kementerian BUMN, Edy Saraya selaku General Manager PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan Mery Andriati Surya selaku Assistant Vice President PT Pegadaian yang ditandai dengan penyematan rompi kepada 10 relawan.
Sepuluh relawan dari berbagai BUMN dengan penuh semangat terjun langsung membawa harapan dan tekad untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Selama tiga hari, mereka menyentuh berbagai aspek kehidupan warga setempat, mulai dari pendidikan, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi melalui UMKM. Setiap kegiatan yang dilakukan tidak hanya sekedar memenuhi tugas, tetapi menjadi wujud dari komitmen dan cinta mereka terhadap Indonesia.
Dalam bidang pendidikan, para relawan membawa pengetahuan dan inspirasi bagi siswa SD dan masyarakat di Wilayah Karangasem. Mereka memberikan edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah, mengajarkan cara mengubah limbah menjadi produk yang bermanfaat, seperti pupuk kompos dan budidaya magot yang bernilai ekonomis, hingga penggemukan dan pengolahan ikan lele.
Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan PT Pegadaian, Eka Pebriansyah menyampaikan harapannya terkait kegiatan Relawan Bakti BUMN Batch VI tersebut.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan inspirasi dan semangat kepada masyarakat untuk terus menjaga lingkungan dan mengembangkan potensi ekonomi lokal, dan semoga dapat membekali anak-anak dengan kesadaran lingkungan yang lebih baik serta keterampilan praktis yang akan mereka bawa hingga dewasa,” ujarnya.
Kepedulian relawan juga tercermin dalam usaha mereka menjaga dan memperbaiki lingkungan sekitar. Sungai yang melintasi Kelurahan Karangasem menjadi fokus kegiatan kerja bakti, di mana mereka bahu-membahu bersama warga membersihkan aliran sungai dengan menuangkan eco enzyme dan memperindah taman bermain anak. Tak hanya itu, penanaman bibit tanaman buah menggunakan pupuk mikro organik menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertanian lokal yang berkelanjutan.
"Mengikuti kegiatan Relawan Bakti BUMN adalah salah satu pengalaman paling berarti dalam hidup saya, dimana saya belajar betapa pentingnya peran kita dalam menjaga lingkungan dan mendukung keberlanjutan ekonomi lokal," ujar Salah satu peserta Relawan Bakti BUMN Batch VI Surakarta dari Bank BTN, Tommy Angrico.
Sementara itu, masyarakat sekitar, seperti Ibu Sri, warga Kelurahan Karangasem, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kehadiran para Relawan yang sangat berarti. Ia pun berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut di masa yang akan datang.
Baca Juga: Mandiri Capital Indonesia Ramaikan Relawan Bakti BUMN 2024 di Desa Wisata Hilisimaetano
Program ini diakhiri dengan lomba 17 Agustusan ala Relawan Bakti BUMN Batch IV. Lebih dari sekadar perlombaan, acara ini mempererat tali persaudaraan antara relawan dan masyarakat, menggambarkan dengan jelas semangat gotong royong yang selalu menjadi kekuatan bangsa Indonesia.
PT Pegadaian berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi BUMN lainnya untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia. Dengan semangat kerelawanan yang tak pernah padam, BUMN siap untuk terus berjalan bersama masyarakat, membangun masa depan yang lebih cerah menuju Indonesia Emas.
Berita Terkait
-
Tak Henti Dukung UMKM Naik Kelas, PT Pegadaian Raih Penghargaan Program Literasi Finansial Terbaik dari OJK
-
Pengumuman! CPNS Surakarta 2024 Buka 250 Formasi, Simak Kualifikasi Pendidikannya
-
Sosok Shania Gudono Adik Erina, Kerja di BUMN Tenteng Tas Belasan Juta Saat HUT RI
-
Rencana Divestasi BSI Terhalang Kondisi Pasar
-
UMKM Jadi Prioritas, BUMN Kuatkan Peran dalam Pembangunan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Impor Minyak dari Rusia Telah Jalan, Tapi Bukan Pertamina Melainkan Lemigas
-
Skandal 'Bisnis Haram' Izin WNA di Bali, KPK Periksa Enam Saksi Agensi Visa
-
Mengapa Mati Lampu Sering Terjadi di Negeri Eksportir Batu Bara Terbesar Dunia?
-
Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027
-
IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar
-
Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'
-
Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya
-
Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen
-
HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM
-
Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online