Suara.com - Anak usaha PT. Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) yaitu PT. Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), Iforte dan PT. Solusi Tunas Pratama (STP) telah menandatanganani addendum I perjanjian kredit dengan Bank Mandiri pada tanggal 27 Agustus 2024.
Monalisa Irawan Corporate Secretary TOWR dalam keterangan tertulisnya Kamis (29/8) menuturkan bahwa Protelindo, Iforte, STP dan Bank Mandiri sepakat untuk memperpanjang tanggal jatuh tempo akhir sampai dengan 27 Agustus 2025.
Lebih lanjut Monalisa memaparkan kedua pihak sepakat memperpanjang tanggal jatuh tempo atas pinjaman sebesar Rp1,5 triliun yang diberikan Bank Mandiri berdasarkan Perjanjian Kredit Nomor. WCO.KP/1244/KJP/2023 Akta No. 12 tanggal 28 Agustus 2023.
Pelaksanaan Transaksi tersebut tidak memiliki dampak negatif yang material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha TOWR.
Sebagai informasi, Protelindo adalah anak usaha TOWR dengan kepemikan saham sebesar 99,9997% sedangkan iforte dan STP adalah anak usaha TOWR yang 99,99% dan 99,96% sahamnya dimiliki secara langsung oleh Protelindo.
Monalisa menambahkan Transaksi ini bukan merupakan transaksi benturan kepentingan sesuai regulasi OJK dalam POJK 42 serta bukan merupakan transaksi material sesuai regulasi OJK No.17/POJK.04/2020.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor