Suara.com - PT Wilo Pumps Indonesia, anak perusahaan Wilo SE Jerman, mempertegas komitmen terhadap keberlanjutan di ajang Mining Indonesia 2024, yang diadakan di Jakarta International Expo (JIExpo).
Pada acara ini, Wilo memperkenalkan inovasi terbarunya, Wilo-Actun ZETOS, pompa deep-well bertenaga surya yang dirancang khusus untuk pengelolaan air di sektor pertambangan.
“Inovasi ini mengintegrasikan teknologi tenaga surya sebagai sumber energi yang lebih bersih dan efisien. Melalui produk ini, kami berupaya membantu industri pertambangan yang dianggap sebagai salah satu pengguna energi terbesar, untuk lebih ramah lingkungan dan mendukung transformasi energi hijau di Indonesia,” ujar Direktur PT Wilo Pumps Indonesia, David Haliyanto, sesaat setelah pembukaan pameran, Rabu (11/9/2024).
Menurutnya, Wilo-Actun ZETOS merupakan wujud nyata komitmen Wilo mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060.
“Kami percaya teknologi ini mampu menjawab tantangan sektor pertambangan dalam mengurangi konsumsi energi dan emisi karbon tanpa mengorbankan performa. Inovasi ini menempatkan Wilo sebagai pionir dalam transformasi hijau, dengan memanfaatkan energi surya guna mengurangi ketergantungan pada sumber daya konvensional,” papar David.
Mengusung tema "Efisiensi Bertemu Keberlanjutan: Menggerakkan Masa Depan Pertambangan dengan Wilo-Actun ZETOS dan Energi Surya", Wilo menghadirkan solusi yang tidak hanya menjawab tantangan global perubahan iklim, tetapi juga menekankan pentingnya pengembangan energi bersih di berbagai sektor industri.
Selain fokus pada produk unggulan, keikutsertaan Wilo di Mining Indonesia 2024 juga membuka peluang kolaborasi lintas sektor untuk mencapai target Net Zero Emission.
“Kami siap menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju industri yang lebih hijau,” tambahnya.
Baca Juga: Suara UMKM Pasar Lokal: Semakin Go Online dengan Strategi Konten yang Tepat
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?
-
Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim
-
Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg
-
Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!
-
Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!
-
Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026
-
Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi
-
IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA
-
Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000