Suara.com - Pengguna jalan tol perlu tahu bahwa terdapat dua ruas tol yang akan mengalami kenaikan tarif mulai Besok. Dua ruas tol itu yaitu Tol Dalam Kota dan Tol BSD.
Seperti dilansir dari instagram @jasamargametropolitan, Sabtu (14/9/2024), ruas Tol Dalam Kota yang mengalami kenaikan adalah ruas Cawang-Tomang-Pluit dan Cawang-Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit.
"Dalam waktu dekat akan diberlakukan penyesuaian tarif untuk Ruas Tol Dalam Kota, sesuai dengan Keputusan Menteri PUPR No. 2130/KPTS/M/2024," tulis manajemen Jasamarga Metropolitan dalam instagram resminya.
Manajemen menuebut, Pemberlakuan tarif baru ini mempertimbangkan keseimbangan antara kemampuan membayar pemakai jalan tol, pengembalian investasi yang kondusif, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan peningkatan pelayanan dari Ruas Tol.
Adapun, kenaikan tarif ini terjadi pada semua golongan yang rata-rata kenaikannya sebesar Rp 500 hingga Rp 1.500.
Selain Tol Dalam Kota, Margautama Nusantara pengelola Tol Pondok Aren-Serpong atau dikenal sebagai Tol BSD berencana menaikan tarif tol dalam waktu dekat ini.
Keputusan kenaikan tarif tol ini sesuai dengan Surat Keputusan Menteri PUPR Nomor 2149/KPTS/M/2024.
Setidaknya ada 8 gerbang yang akan diberlakukan kenaikan tarif di Tol BSD ini. Adapun, gerbang tol tersebut diantaranya, Pondok Ranji Utama arah Jakarta, Pondok Ranji Utama arah Serpong, Pondok Aren 1.
Kemudian, gerbang tol Pondok Aren 2, Serpong 2, Serpong 3, Serpong 6 serta Serpong 7.
Baca Juga: Tarif Tol BSD Dalam Waktu Dekat Bakal Naik
Berikut Tarif Baru Tol Dalam Kota dan Tol BSD:
Tol Dalam Kota
- Golongan I: Rp 11.000
- Golongan II dan III: Rp 16.500
- Golongan IV dan V: Rp 19.000
Tol BSD
- Golongan I Rp 9.500
- Golongan II Rp 14.000
- Golongan III Rp 14.000
- Golongan IV Rp 18.500
- Golongan V Rp 18.500.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?