Suara.com - Sorghum, yang sebelumnya jarang dilirik, mulai mendapat perhatian lebih besar usai pemerintah mulai melirik untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi komoditas pangan alternatif ini.
Pesona sorghum sempat mencuri perhatian saat Indonesia terdampak krisis gandum dunia pada tahun 2022 yang membuat kebutuhan gandum dalam negeri tergucang.
Kala itu, produsen gandum seperti Kazakhstan, Kirgistan, India, Afghanistan, Aljazair, Kosovo, Serbia, dan Ukraina menghentikan ekspor guna memenuhi kebutuhan dalam negeri mereka. Dampaknya, Indonesia kelimpungan, sorghum lantas hadir sebagai angin segar yang menjanjikan.
Pemerintah pun mendorong pengembangan tanaman ini sebagai pengganti gandum. Sorghum adalah tanaman dari keluarga padi, jagung, dan gandum, dan meskipun sering dianggap hanya sebagai pakan ternak, ia memiliki kandungan nutrisi dan karbohidrat yang tinggi, menjadikannya sumber pangan yang kaya manfaat.
Di balik potensi besar tersebut, seorang perempuan bernama Poppy Sri muncul sebagai pelopor yang berhasil mengubah stigma sorghum dari sekadar pakan ternak menjadi makanan lezat dan sehat melalui usahanya, Minosorghum. Dari tangan kreatif Poppy, sorghum diolah menjadi berbagai jenis makanan seperti kue brownies, keripik, hingga cookies.
"Minosorghum berasal dari nama tempat tinggal saya, Minomartani, Ngaglik, Sleman," kata Poppy dengan senyum bangga saat menceritakan awal mula perjalanannya kepada Suara.com.
Minosorghum sendiri berawal dari proyek sang suami yang bekerja sama dengan seorang dosen dari Universitas Gadjah Mada untuk membuat mesin pemeras nira sorghum, bahan yang digunakan untuk campuran hand sanitizer.
Namun, Poppy merasa sayang melihat banyak bagian dari tanaman sorghum yang terbuang percuma. Penasaran, ia membeli tepung sorghum dan mencoba membuat brownies, yang ternyata banyak disukai oleh teman dan tetangganya.
Tanpa modal, hanya keinginan yang kuat, Poppy memulai perjalanan usahanya. Kesempatan ini datang saat banyak orang mulai mencari makanan bebas gluten yang baik untuk kesehatan. Ternyata, brownies sorghum miliknya menjadi jawaban bagi mereka yang ingin menikmati camilan lezat tanpa khawatir kandungan gluten. Selain itu, sorghum juga mengandung banyak serat dan zat besi yang bermanfaat untuk kesehatan, menjadikannya pilihan tepat bagi yang ingin menjaga pola makan sehat.
Baca Juga: Bunga Rendah, Modal Lancar! Cek Syarat Pinjaman KUR BRI 2024
Menerjang Pandemi dan Sukses Berkat Dukungan BRI
Awal perjalanannya memang tak selalu mulus. Ketika pandemi COVID-19 melanda Indonesia, Poppy, yang juga bekerja sebagai guru honorer, harus menjalani aktivitas dari rumah. Namun, Poppy tidak menyerah. Justru di masa sulit itulah ia semakin giat mengembangkan usahanya, bergabung dengan berbagai komunitas UMKM di Sleman dan mendapat dukungan untuk mendaftarkan produknya ke LPPOM MUI untuk label halal dan P-IRT.
Tidak hanya berhenti di situ, Poppy juga berkesempatan mengikuti program BRIncubator yang didukung oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI). Program ini memberi pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM agar mampu bersaing dan berkembang lebih luas hingga mancanegara. Berkat pelatihan tersebut, Poppy semakin percaya diri dalam memasarkan produknya.
"BRIncubator memberikan banyak pengetahuan tentang digital marketing dan packaging, sehingga produk kami bisa lebih dikenal dan diterima oleh pasar," ujarnya.
Sejak diluncurkan pada 2018 silam, program inkubasi bisnis untuk usaha mikro, kecil, dan menengah, di bidang pariwisata, pertanian subsektor kuliner, fashion, dan kriya ini sudah banyak membantu ribuan pelaku UMKM.
Seperti tujuan awalnya, BRIncubator berhasil mendukung modernisasi UMKM agar berorientasi pada penggunaan teknologi dan mampu menciptakan teknopreneur di seluruh pelosok negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026