Suara.com - PT Asuransi Tokio Marine Indonesia (TMI) menggandeng PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memberikan pemahaman atau literasi soal asuransi ke para pelaku UMKM di Bekasi dan sekitarnya. Hal ini dalam rangka Gerakan Nasional Cerdas Keuangan/GENCARKAN, Bulan Inklusi Keuangan (BIK), dan Hari Asuransi 2024 yang dicanangkan pemerintah.
Para peserta yang hadir terdiri dari puluhan nasabah PNM yang berlokasi di area Bekasi hingga Karawang, Jawa Barat, dan sekitarnya. Mereka mendapatkan kesempatan mengikuti sesi talkshow interaktif dengan tajuk 'Cerdas Keuangan Bersama PT Asuransi Tokio Marine Indonesia - Perlindungan Asuransi Bagi Pelaku UMKM', yang membahas inisiatif efektif dalam mengelola risiko dengan memiliki perlindungan asuransi khususnya produk Asuransi UKM Partner dari TMI.
Dalam acara ini, TMI dan PNM mendorong pelaku UMKM untuk melindungi usahanya dari beragam risiko usaha yang mungkin terjadi dengan memindahkan risiko-risiko tersebut ke Perusahaan asuransi. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan perlindungan masa depan keuangan usaha terutama untuk keberlangsungan usaha mereka.
"Untuk mengurangi kerentanan usaha yang diakibatkan oleh beragam risiko seperti finansial, kondisi pasar, operasional, dan kejadian luar biasa yang diakibatkan oleh kebakaran atau bencana alam, para pelaku UMKM perlu mulai mempertimbangkan layanan asuransi kerugian untuk mitigasi risiko agar usaha yang dilakukan dapat terus berjalan,” ujar Chief Distribution Officer TMI, Muhammad Ali seperti dikutip, Jumat (25/10/2024).
UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, menyumbang 60,3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyediakan 97 persen lapangan kerja. UMKM juga berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyediakan berbagai jenis pekerjaan.
Termasuk menurunkan tingkat pengangguran dan memberikan peluang bagi individu yang mungkin tidak memiliki akses ke pekerjaan di sektor formal.
Namun, banyak pelaku UMKM yang belum menyadari pentingnya perlindungan asuransi untuk melindungi aset mereka dari risiko yang tidak terduga.
Djoko Mulyono, Kepala Departemen Pengembangan Produk, PT Asuransi Tokio Marine Indonesia, menjelaskan bahwa asuransi dapat memberikan ketenangan pikiran dan perlindungan finansial bagi pemilik usaha.
Dalam kesempatan ini, PT Asuransi Tokio Marine Indonesia juga memperkenalkan produk asuransi yang dikhususkan untuk pelaku UMKM dengan nama Asuransi UKM Partner. Produk ini menawarkan fleksibilitas jaminan dengan paket asuransi yang dapat disesuaikan dengan anggaran dan jenis bidang usaha yang dijalankan.
Baca Juga: PasarPolis Gandeng Gojek Perluas Pemasaran Produk Asuransi
Premi terjangkau dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan produk sejenis di pasaran. Termasuk, jaminan komprehensif dengan perlindungan terhadap berbagai risiko kerugian yang mungkin terjadi.
"Keunggulan utama dari Asuransi UKM Partner TMI adalah kemampuannya untuk melindungi aset usaha dari berbagai risiko kerugian, seperti kebakaran, bencana alam, dan tanggung jawab hukum. Dengan adanya perlindungan ini, kami berharap pelaku UMKM dapat menjalankan usaha mereka dengan lebih tenang dan fokus pada pengembangan usaha," imbuh Djoko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?