Suara.com - Menyambut Pilkada serentak 2024, KCIC turut memberikan dukungan melalui layanan Whoosh guna mendukung mobilitas masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pesta demokrasi ini.
Dengan berbagai kemudahan dan fleksibilitas yang ditawarkan, Whoosh siap menjadi solusi transportasi yang efisien, aman, dan nyaman pada hari Pilkada.
Bagi penumpang yang ingin mengubah jadwalnya karena menyesuaikan dengan berbagai kebutuhan, KCIC juga memberikan fitur kemudahan reschedule tiket secara online.
Penumpang yang membeli tiket di aplikasi Whoosh atau web KCIC, dapat melakukan perubahan jadwal secara online melalui aplikasi Whoosh maksimal 2 jam sebelum keberangkatan.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, fitur reschedule online memungkinkan penumpang untuk menyesuaikan rencana perjalanan mereka sebelum atau setelah menggunakan hak pilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Fleksibilitas ini diharapkan dapat mendukung masyarakat dalam berpartisipasi aktif pada Pilkada sambil tetap menikmati kenyamanan perjalanan dengan Whoosh," ujar Eva dalam keterangannya, Selasa (26/11/2024).
Adapun saat ini masyarakat bisa mendapatkan tiket Whoosh secara online melalui kanal resmi seperti aplikasi Whoosh, situs resmi hingga aplikasi mitra seperti KAI Access, Livin Mandiri, Brimo, BNI Mobile, dan tiket.com. Serta jalur offline seperti loket dan Ticket Vending Machine (TVM) di Stasiun.
Sementara itu, KCIC juga melakukan pengaturan dinasan bagi pegawai yang bertugas pada bidang operasional serta para frontliner.
Pengaturan dinasan tersebut dilakukan agar Whoosh tetap dapat melayani masyarakat di momen pilkada namun tetap memberikan kesempatan bagi para pegawai untuk menggunakan hak pilih nya sebagai warga negara.
Baca Juga: Atap Rumah Terbang ke Rel, Penumpang Kereta Cepat Whoosh Terdampak
"KCIC berkomitmen untuk mendukung partisipasi aktif masyarakat dalam Pilkada serentak ini. Layanan Whoosh yang efisien, ramah lingkungan, dan nyaman diharapkan dapat menjadi pilihan utama bagi warga yang ingin berperan serta dalam membangun masa depan daerah mereka," pungkas Eva.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?
-
Indonesia-Thailand Luncurkan Roadmap Kemitraan Strategis 2026-2030
-
Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran
-
18 Bank Segera Bangkrut, Ini Bocoronnya
-
XL Ultra 5G+ Rebut Takhta Jaringan Terbaik di Indonesia, Kecepatan Tembus 500 Mbps!
-
7 Sisi Gelap Zodiak Scorpio Saat Marah dan Cemburu, Emosinya Sulit Ditebak
-
Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan
-
Hino Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi di GIIAS 2026
-
Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun
-
Rapor Merah Timnas Indonesia Usai Dipecundangi Vietnam: Finishing Buruk, Pertahanan Bocor