Suara.com - Pariwisata Bali tengah tercoreng dengan aksi driver ojek online (ojol) yang memerkosa wisawatan mancanegara asal China saat malam tahun baru. Hal ini, memberikan rasa cemas bagi wisatawan mancanegara untuk mengunjungi Bali.
Lantas, apakah peristiwa tersebut berpengaruh pada kunjungan wisatawan mancanegara?
Menanggapi hal tersebut, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC menilai, peristiwa tersebut tidak mempengaruhi jumlah wisatawan mancanegara di Bali, khusunya di wilayah Nusa Dua.
Direktur Komersial ITDC Troy Warokka menjelaskan, peristiwa ini membuat semua pihak kembali menjaga keamanan di wilayah Nusa Dua, Bali.
"Sejauh ini, Alhamdulillah buat Nusa Dua tidak ada dampak apapun. Karena gini, kita bicara kompleks kawasan pariwisata, artinya apa? Kami memang kompleks ini kita jaga betul-betul dengan sistem keamanan yang cukup baik," ujar Troy di Jakarta, seperti dikutip, Rabu (8/1/2025).
Troy meminta, masyarakat Bali bisa menjaga keamanan dan kenyamanan para wisatawan mancanegara. Pasalnya, pariwisata merupakan pendapatan utama masyarakat di wilayah Bali.
"Saya menghimbau untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak baik karena ini kan mencederai perjuangan bangsa ini untuk membawa nama baik Indonesia ke pentas dunia," imbuh dia.
"Kita lihat bahwa sekarang Presiden Prabowo dengan segala usahanya, dengan para kabinetnya, para pengusaha semua, kita semua kerja keras lah untuk membawa nama baik Indonesia. Janganlah dicederai dengan hal yang tidak penting seperti itu," pungkas Troy.
Baca Juga: ITDC Perpanjang Pemanfaatan Lahan The Nusa Dua dengan Anak Usaha SSIA Hingga 30 Tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis