Suara.com - Nama pesohor Raffi Ahmad dan tugasnya kini sebagai Utusan Khusus Presiden bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni kembali banyak menuai kritik. Perilaku pengemudi mobil dinas RI 36 - yang merupakan milik Raffi Ahmad -
Tugas Raffi Ahmad sebagai Utusan Khusus Presiden diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 137 Tahun 2024 yang disahkan oleh Presiden ke-7 Joko Widodo pada 18 Oktober 2024 atau hanya beberapa hari sebelum Jokowi purnatugas.
Berdasarkan peraturan tersebut, Utusan Khusus Presiden melaksanakan tugas tertentu yang diberikan oleh Presiden di luar tugas-tugas yang sudah dicakup dalam susunan organisasi kementerian dan instansi pemerintah lainnya," demikian bunyi di Pasal 18 Ayat (1).
Selain Raffi Ahmad, ada pula utusan khusus lain yang kontroversial dan kini telah mengundurkan diri yakni Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah. Sebelum kejadian viral yang menyeret namanya dan pedagang es teh Sunhaji, Gus Miftah menjabat sebagai Utusan Khusus bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.
Mobil Dinas Raffi Ahmad Viral
Selama menjabat sebagai utusan khusus, Raffi Ahmad mendapatkan fasilitas berupa satu unit mobil dinas bernomor RI 36. Mobil ini viral setelah tertangkap kamera dikemudikan secara arogan di jalanan macet Jakarta. Terlebih sikap polisi pengawal (patwal) yang membuka jalan bagi RI 36 dengan menunjuk – nunjuk pengendara lain.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, patwal yang berada di depan RI 36 menunjuk sebuah mobil di depannya. Mobil tersebut dianggap menghalangi jalan alih – alih membuat mobil RI 36 yang dipegang Raffi Ahmad dibiarkan lewat di tengah kemacetan Jakarta.
Atas kejadian ini, Raffi kemudian memberikan klarifikasi bahwa mobil tersebut memang benar miliknya. Namun, dia menyatakan saat kejadian, Raffi sedang tidak berada di dalam mobil.
Di dalamnya, pengemudi mobil sedang diminta Raffi Ahmad mengambil berkas di suatu tempat. Setelah itu, ia baru kembali ke tempat Raffi berada untuk melakukan penjemputan dan melanjutkan perjalanan ke lokasi berikutnya.
Baca Juga: Berapa Gaji Pemadam Kebakaran? Dicap Gercep dan Sat Set Bantu Warga
"Sebelumnya, mobil mengambil beberapa berkas penting. Untuk kemudian, melanjutkan perjalanan ke rapat selanjutnya," terang Raffi Ahmad. Sedang terkait tudingan patwal arogan, Raffi Ahmad menyebut petugas yang mengawal mobilnya hanya ingin menegur sopir taksi Silverbird yang tiba-tiba pindah lajur.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Inikah Motor Termahal Honda? Mobil Plat RI 36 Raffi Ahmad Kalah Kelas
-
Raffi Ahmad Disentil Tokoh NU Soal Mobil Dinasnya: Manusia Ini...
-
Mengintip Harga Perawatan Nagita Slavina di Korea, Bikin Wajah Bengkak sampai Dikira Oplas
-
Jejak JJ Rizal: Sebut Anies Durhaka Sejarah Jakarta Gegara JIS, Sindir Raffi Ahmad Badut Entertaiment Naik Kelas!
-
Raffi Ahmad Kewalahan Jawab Pertanyaan Soal Mobil RI 36, Said Didu: Makin Berbohong Makin Ketahuan..
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
CIMB Niaga Maksimalkan Layanan Digital Selama Liburan Nyepi dan Lebaran
-
Cara Memutar Uang Rp500 Ribu Agar Berlipat Ganda, Panduan Lengkap Bagi Pemula
-
Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS
-
Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra
-
Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun
-
IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran
-
Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun
-
Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus
-
Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi
-
Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur