Suara.com - Kawasan Parung sejak lama dikenal sebagai lokasi hunian potensial bagi masyarakat di Selatan Jakarta. Hal ini tak terlepas dari lokasinya yang strategis karena berada di antara wilayah Bogor dan Depok, serta menawarkan akses yang mudah menuju pusat kota Jakarta, Bogor dan juga Serpong. Selain infrastruktur, Parung juga dikelilingi berbagai fasilitas lengkap sebagai penunjang gaya hidup masyarakat.
Kawasan Parung sejatinya juga menjadi pilihan utama bagi mereka yang menginginkan suasana hunian yang nyaman juga asri. Dan yang lebih prospektif lagi, harga properti di kawasan ini masih relatif terjangkau dibandingkan dengan kawasan urban lainnya di Jabodetabek.
Berbagai keunggulan inilah yang menginspirasi Sakatama Development melalui anak usahanya PT Megah Anugerah Sakatama mengembangkan proyek perumahan terbarunya di kawasan Parung bertajuk Aura Home.
Berada di jantung kawasan Parung tepatnya di koridor Jalan Raya Utama Parung, kawasan perumahan seluas 3,7 hektar ini menawarkan kemudahan akses ke berbagai fasilitas publik, seperti pusat perbelanjaan, rumah sakit, pusat pendidikan, berbagai retail modern serta pasar tradisional.
Aksesibilitasnya juga sangat mudah karena dikelilingi dengan pintu tol Pamulang, tol Sawangan dan tol Bogor Outer Ring Road II (BORR II) yang membuat mobilitas penghuni akan menjadi lebih mudah.
Direktur Utama Sakatama Development, Henry Firtanto menuturkan, konsep pengembangan Aura Home mengedepankan kenyamanan yang diimplementasikan dengan konsep hunian modern dan keselarasan dengan alam untuk memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi penghuninya.
Konsep ini lantas dikolaborasikan dengan desain bangunan modern resort yang menawarkan perpaduan antara estetika modern, kenyamanan, dan keharmonisan dengan lingkungan.
“Saat ini, Parung merupakan salah satu kawasan sunrise property yang pembangunannya terus berkembang. Selain aksesibilitas yang sangat baik, kawasan ini juga dikelilingi berbagai fasilitas modern yang lengkap. Karena itu, kami sangat optimis Aura Home akan menjadi jawaban bagi masyarakat yang mencari hunian nyaman dengan akses strategis di kawasan Parung, Bogor,” ujar Henry ditulis Rabu (22/1/2025).
Henry Firtanto menyebutkan, setiap rumah di Aura Home mengusung konsep efisiensi bangunan optimal yang diterjemahkan dengan memaksimalkan penggunaan ruangan, meminimalkan penggunaan energi listrik, dan menciptakan ambience yang nyaman. Sebagai contoh, penggunaan jendela besar dan bukaan yang optimal untuk memaksimalkan cahaya matahari guna menjaga kualitas udara tetap baik di dalam rumah.
Baca Juga: Dekat dengan Transportasi, Menteri Ara Jamin Rumah Subsidi Berkualitas dan Layak Huni
Masykur selaku General Manager Project Aura Home menyebutkan, kawasan hunian Aura Home dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern di dalam kawasan, seperti taman hijau, club house, jalan boulevard dengan lebar 10 meter, area bermain anak, akses keluar masuk perumahan satu pintu (one gate system) serta sistem keamanan 24 jam. Berbagai fasilitas perumahan ini menjadi pilihan yang tepat bagi keluarga muda yang menginginkan lingkungan hidup yang sehat dan nyaman.
Untuk memenuhi beragam kebutuhan konsumen, Aura Home menghadirkan 3 pilihan rumah dengan desain yang menarik dan fungsional, antara lain; Type 6 Standard (LB76 M2/LT72 M2), Type 6 Plus (LB88 M2/LT90 M2) serta Type 7 (LB116 M2/LT105 M2). Sementara, harga yang ditawarkan mulai dari Rp990 juta.
Sementara itu, Komisaris PT Megah Anugerah Sakatama, Andhika Fajri menjelaskan, pemilihan tipe-tipe rumah di Aura Home telah melalui serangkaian riset yang dilakukan tim Independent Surveyor, khususnya terkait kebutuhan ideal dari target pasar para home seeker di kawasan Parung dan kawasan sekitar.
Rumah Tipe 6 Standard, misalnya. Sangat ideal untuk keluarga muda yang menginginkan hunian nyaman dengan harga terjangkau. Sementara, Tipe 6 Plus menjadi pilihan tepat bagi keluarga yang membutuhkan ruang lebih luas untuk mengakomodir berbagai aktivitas. Adapun, Tipe 7 sangat cocok untuk keluarga besar yang menginginkan hunian mewah dengan ruangan maksimal.
Dirinya menuturkan, saat ini show unit untuk ketiga tipe rumah tersebut telah tersedia dan dapat dikunjungi setiap harinya. Melalui show unit ini, para calon konsumen juga dapat langsung merasakan kenyamanan dan keunggulan tinggal di Aura Home.
“Dalam kondisi aktual, Parung merupakan kawasan hunian potensial dengan berbagai keunggulan. Selain pembangunan infrastruktur yang terus melesat, juga didukung ekonomi yang bertumbuh sehingga berdampak positif pada permintaan hunian dan pertumbuhan harga yang terus meningkat,” jelas Andhika.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Pemerintah Kasih Kode Harga BBM RON 92 Bisa Naik, Apa Dampaknya?
-
KB Bank Kantongi Laba Operasional Positif Rp9 Miliar pada Kuartal I-2026
-
IHSG Berpotensi Technical Rebound di Tengah Rekor Tertinggi Wall Street
-
Emas Stabil Hari Ini, Saatnya Investasi atau Menunggu? Cek Harga Terbarunya
-
Harga Minyak Dunia Sulit Turun di Tengah Upaya Damai Iran dan AS
-
Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp 3,3 Juta Hingga Kuartal II-2026
-
PHK Massal di IHT Bisa Terjadi Gegara Kebijakan Ini
-
Pemerintah Dorong Pengusaha Terlibat Industri Hiilirisasi Kelapa
-
Filosofi 'Nrimo ing Pandum', Rahasia di Balik Eksistensi Mi Ayam TPMC Bantul Selama 30 Tahun
-
Industri Migas Indonesia Dinilai Belum Mandiri, Ketergantungan Impor Jadi Sorotan