Salah satunya melalui Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), yang menjadi perlindungan bagi petani dalam mengelola risiko gagal panen dan menjaga keberlanjutan sektor pertanian.
Di sisi lain, Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema juga menegaskan bahwa Jasindo akan terus memperbaiki berbagai aspek layanan.
"Langkah ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi pelanggan dan industri asuransi secara keseluruhan dan dapat berkontribusi positif terhadap negara," kata Brellian Gema.
Untuk diketahui, selama lebih dari 50 tahun, Jasindo telah memberikan perlindungan asuransi yang terpercaya bagi pelaku bisnis dan masyarakat, bahkan dalam kondisi yang penuh tantangan.
Perusahaan juga memegang teguh nilai budaya AKHLAK dan menerapkan tata kelola berbasis Governance, Risk, dan Compliance (GRC) untuk menjaga amanah dari setiap tertanggung.
Atas berbagai inovasi digital ini Jasindo berhasil meraih penghargaan bergengsi Digital Financial Excellence Award 2024 atas komitmennya dalam menghadirkan layanan yang inovatif dan berkualitas.
"Penghargaan ini merupakan bukti kerja keras seluruh tim Jasindo dalam memastikan kebutuhan dan kepuasan pelanggan selalu menjadi prioritas utama. Kami percaya bahwa layanan berkualitas adalah kunci menjaga kepercayaan pelanggan," ujar Brellian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara