- Pasar mobil mewah Indonesia di Gaikindo mengalami tren penurunan penjualan retail secara keseluruhan pada Juli 2026.
- BMW tetap memimpin posisi pertama dengan penjualan 136 unit meskipun mencatat penurunan sebesar 22,3 persen dari Juni.
- Mini mengalami penurunan penjualan paling tajam sebesar 57,4 persen menjadi 20 unit kendaraan pada Juli 2026.
Suara.com - Pasar otomotif segmen mobil mewah atau premium di Indonesia menunjukkan tren negatif pada Juli 2026. Berdasarkan data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), hampir seluruh merek mobil mewah mencatatkan angka penjualan retail yang lebih rendah daripada bulan sebelumnya.
Meskipun pasar melemah, BMW tetap kokoh mempertahankan posisinya sebagai penguasa segmen ini. Merek asal Jerman tersebut membukukan penjualan sebanyak 136 unit sepanjang Juli 2026. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 22,3 persen jika dibandingkan dengan capaian pada Juni yang menyentuh 175 unit.
Lexus membuntuti di posisi kedua dengan kinerja yang relatif lebih stabil. Merek premium asal Jepang ini hanya mengalami penurunan tipis sebesar 1,8 persen. Lexus mencatatkan penjualan retail sebanyak 107 unit pada Juli 2026, setelah sebelumnya berhasil melepas 109 unit pada bulan Juni.
Kondisi lebih menantang dialami oleh Mercedes Benz yang menempati peringkat ketiga. Penjualan retail mereka merosot cukup tajam hingga 35,7 persen. Pada Juli 2026, Mercedes Benz hanya mampu menjual 54 unit kendaraan, berbanding terbalik dengan bulan sebelumnya yang mencapai 84 unit.
Penurunan paling signifikan dirasakan oleh Mini yang penjualannya anjlok hingga 57,4 persen. Mini hanya mencatatkan angka 20 unit pada Juli 2026, turun drastis dari 47 unit di bulan Juni. Sementara itu, Audi masih tertahan di posisi terbawah dengan penjualan retail hanya satu unit, jumlah yang sama dengan perolehan mereka pada bulan sebelumnya.
Secara keseluruhan, pelemahan daya beli di segmen mewah menjadi tantangan besar bagi para agen pemegang merek di tanah air. Walaupun terjadi penurunan di hampir semua lini, dominasi BMW di pasar premium Indonesia masih sulit untuk digeser oleh para kompetitornya.