Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari proyek pembangunan rumah tapak jabatan menteri di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Sebuah vendor railing tangga bernama Railingku, yang dipercaya untuk mengerjakan bagian interior rumah, dilaporkan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Kerugian ini disebabkan oleh kondisi proyek yang belum sepenuhnya siap, sementara para pekerja sudah berada di lokasi IKN.
Informasi ini pun viral di media sosial. Dalam unggahan akun TikTok Railingku Proyek yang dilihat Senin (3/1/2025) kerugian ini bermula dari biaya operasional yang membengkak akibat kondisi proyek yang belum siap.
"Proyek kita di IKN rugi ratusan juta, kok isi?," kata narasi video itu.
Vendor ini mengaku terpaksa menanggung biaya akomodasi dan transportasi para pekerja yang sudah tiba di IKN, sementara proyek pemasangan railing belum bisa dimulai karena kondisi tangga di rumah tapak menteri belum memungkinkan untuk dipasang railing.
Pihak Railingku menjelaskan bahwa sistem pemasangan railing yang mereka gunakan adalah sistem knockdown. Sistem ini membutuhkan kondisi tangga yang sudah terpasang keramik agar pemasangan railing dapat dilakukan dengan presisi dan aman. Namun, pada kenyataannya, kondisi tangga di rumah tapak menteri belum siap untuk dipasangi keramik.
"Tukang-tukang itu sudah harus stay disana, karena railing kita modelnya knockdown. Jadi kondisi tangga minimal harus sudah berkeramik," narasi video itu.
Kondisi ini membuat Railingku harus menanggung kerugian yang tidak sedikit. Selain biaya operasional yang membengkak, mereka juga kehilangan potensi pendapatan dari proyek lain yang seharusnya bisa mereka kerjakan jika proyek di IKN berjalan sesuai rencana.
Baca Juga: Lihat Genangan dan Lumpur di Bandara IKN, Susi Pudjiastuti Sedih
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara