Suara.com - Asuransi BRI Life kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Digital Sustainability Award 2025, untuk kategori “Indonesia Best Digital Awards 2025 in Life Insurance for Collaborative Digital Platform and Digital Document Management System”, yang diterima oleh Pejabat Eksekutif BRI Life Andrew Bain.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi digital yang diterapkan BRI Life dalam meningkatkan layanan asuransi jiwa. Sekaligus menjadi bukti nyata komitmen BRI Life dalam mengembangkan ekosistem digital, khususnya dalam memberikan layanan asuransi yang lebih mudah, cepat, dan aman bagi nasabah.
Berkat transformasi digital yang dilakukan, BRI Life telah berhasil menghadirkan berbagai inovasi, seperti platform digital asuransi, otomatisasi pendaftaran nasabah dan klaim asuransi berbasis teknologi dalam meningkatkan pelayanan pelanggan.
Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto dalam kesempatan terpisah menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang telah diraih.
“Penghargaan ini merupakan pengakuan atas kerja keras kami dalam menghadirkan layanan asuransi yang berbasis digital. Kami akan terus berinovasi untuk memberikan perlindungan terbaik bagi nasabah dengan memanfaatkan teknologi terkini,” ujar Aris ditulis Rabu (26/2/2025).
Menurutnya, transformasi digital yang diterapkan BRI Life juga sejalan dengan visi perusahaan, dalam memperluas inklusi keuangan dan memberikan akses asuransi yang lebih luas kepada masyarakat.
Melalui aplikasi dan layanan digital, BRI Life mempermudah nasabah dalam mengakses informasi polis, melakukan klaim, dan melakukan pembayaran premi secara online serta mendapatkan perlindungan secara lebih efisien.
Di era pertumbuhan digital yang terus berkembang pesat, BRI Life terus melakukan sinergi dengan induk dalam pengembangan platform digital untuk meningkatkan pengalaman nasabah dan mempermudah akses ke produk dan layanan asuransi, yakni melalui aplikasi BRImo, dengan meluncurkan produk Life Care & ACCI Care, untuk mengoptimalkan kemampuan digital yang dimiliki oleh induk.
Aris menambahkan bahwa, digitalisasi dalam industri asuransi telah menjadi hal penting dalam mendukung kemajuan perusahaan. Dengan menerapkan teknologi digital dalam proses klaim, manajemen polis, dan layanan pelanggan, perusahaan asuransi dapat mengoptimalkan efisiensi operasional perusahaan lebih substansial.
Baca Juga: Tips Klaim Asuransi Jiwa Bisa Cepat Cair, Pertama Harus Apa?
“Melalui penghargaan ini tentunya akan mendorong kolaborasi lintas sektor di BRI Life, untuk mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam desain, pengembangan, dan implementasi teknologi digital yang ada. Selain itu, kami semakin termotivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan demi memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.” pungkas Aris.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun