Suara.com - PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (kode saham: ROTI) mencatatkan pendapatan bersih Rp 3,9 triliun di 2024 yang merupakan akumulasi peningkatan kontribusi dari semua unit bisnis Sari Roti, Sari Kue, Sari Choco, dan Indosari Food Solutions.
Dilansir dari keterbukaan informasi, Jumat (7/3/2025) untuk menyesuaikan daya beli konsumen yang sedang menurun, Perusahaan juga melakukan inovasi dengan formulasi lower-cost.
Pada kanal distribusi Business to Business, Indosari Food Solutions memasok bermacam sweet bread, white bread, burger buns, selai cokelat, adonan pizza, premix, dan flavoring yang khusus untuk segmen pasar Horeca.
Hingga di penghujung tahun 2024 Perusahaan meraup laba bersih yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk sebesar Rp363 miliar atau mengembang 8,8% dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan produktivitas, penurunan biaya bahan baku dan efisiensi operasional juga meningkatkan EBITDA menjadi Rp721 miliar, setara dengan margin 18,3%.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan