Suara.com - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) menyiapkan 60.212 kursi dari 55 kapal yang dioperasikan selama mudik lebaran. Jumlah terdiri dari 25 kapal penumpang sebanyak 48.323 seat dan 11.889 seat untuk 30 kapal perintis.
Direktur Utama Pelni Tri Andayani mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai stakeholder untuk memastikan kelancaran operasional selama periode mudik Lebaran.
"Seluruh kapal Pelni juga telah menjalani perawatan rutin dan intensif untuk memastikan kondisi prima serta keamanan maksimal selama operasional mudik," ujar Anda di Jakarta, Jumat (7/3/2025).
Adapun Anda memprediksi puncak arus mudik kapal Pelni akan terjadi pada 26 Maret 2025, sementara puncak arus balik diproyeksikan terjadi pada 7 April 2025.
Untuk pelabuhan dengan keberangkatan terpadat, diprediksi akan terjadi di Makassar dan Balikpapan dengan estimasi penumpang mencapai 35 ribu hingga 47 ribu orang.
Pelabuhan keberangkatan terpadat juga akan terjadi di Ambon, Bau-Bau dan Batam.
Sementara itu, lima pelabuhan kedatangan terpadat diperkirakan terjadi di Surabaya, Makassar, Bau-Bau, Ambon dan Balikpapan.
Pelni juga memproyeksikan total penumpang kapal pada Lebaran 2025 mencapai 644 ribu orang atau naik 0,4 persen dari realisasi periode Lebaran 2024 yang mencapai 620 ribu orang. Kenaikan kecil ini disebabkan karena KM Umsini yang sudah tidak beroperasi sejak Juni 2024.
"Pelni juga menghadirkan fasilitas dan layanan terbaru di kapal penumpang, seperti layanan TV channel dan wifi komersial," beber dia.
Dari sisi keselamatan, Pelni menyediakan alat keselamatan lengkap untuk 25 kapal penumpang, meliputi 216 lifeboat, 1.716 life-raft, 70.671 life-jacket, 376 life-buoy dan 26 MES dengan total kapasitas untuk 67.892 orang. Sementara untuk 30 kapal perintis, tersedia 84 lifeboat, 600 life-raft, 16.253 life-jacket dan 307 life-buoy yang mampu menampung 19.438 orang.
Baca Juga: Garuda Indonesia Kemungkinan Beri Diskon Harga Tiket Pesawat 19 Persen Saat Mudik Lebaran
Adapun saat ini pelanggan kapal Pelni dapat memanfaatkan saluran digital seperti aplikasi Pelni Mobile ataupun website resmi Pelni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan