Suara.com - ASEAN Football Federation (AFF) hari ini mengumumkan MSIG, penyedia asuransi umum terkemuka di kawasan ASEAN berdasarkan Premi Bruto (Gross Written Premium/GWP), sebagai Title Partner pertama untuk kompetisi sepak bola wanita internasional terkemuka, yang kini resmi dinamakan ASEAN MSIG Serenity Cup™.
Pengumuman ini melanjutkan kemitraan sebelumnya antara AFF dan MSIG, di mana MSIG telah ditetapkan sebagai Official Insurance Partner untuk turnamen-turnamen utama AFF, termasuk ASEAN Mitsubishi Electric Cup™ 2024, ASEAN Club Championship Shopee Cup™, dan ASEAN U-23 Championship™.
Bersama dengan MSIG Serenity Cup™, turnamen-turnamen ini secara kolektif dibranding sebagai ASEAN United FC. Kemitraan ini disepakati melalui agensi pemasaran olahraga global, SPORTFIVE, yang merupakan mitra komersial eksklusif AFF.
Turnamen sepak bola wanita internasional di ASEAN, yang kini bernama MSIG Serenity Cup™, memiliki sejarah panjang sejak dimulai pada tahun 2004. Dalam 12 edisi sebelumnya, turnamen ini telah menampilkan permainan berkualitas tinggi dan kompetitif dari bintang-bintang sepak bola wanita papan atas di ASEAN serta bakat-bakat muda yang sedang naik daun.
Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas sepak bola wanita di tingkat global semakin meningkat, dan performa tim nasional wanita ASEAN juga mengalami peningkatan yang signifikan. Thailand, misalnya, telah berpartisipasi di Piala Dunia Wanita FIFA pada 2015 dan 2019, sementara Filipina dan Vietnam tampil pada edisi 2023.
Tujuh tim ASEAN, termasuk juara bertahan Filipina, juara empat kali Thailand, juara tiga kali Vietnam dan Kamboja, serta Indonesia, Myanmar, Singapura, dan Australia—semifinalis Piala Dunia Wanita FIFA 2023 (yang juga anggota AFF)—akan bersaing untuk meraih gelar juara yang prestisius di ASEAN. Trofi baru MSIG Serenity Cup™ juga diluncurkan hari ini sebagai simbol kebanggaan bagi pemenang turnamen.
MSIG merupakan bagian dari MS&AD Insurance Group Holdings Inc., salah satu grup asuransi umum terbesar di dunia berdasarkan Premi Bruto (GWP), dengan kehadiran di 48 negara dan wilayah, termasuk sepuluh pasar di ASEAN. Di kawasan ini, MSIG juga hadir melalui joint venture seperti BPI MS Insurance di Filipina, KBZMS Insurance di Myanmar, dan MSIG Sokxay Insurance di Laos. Selain itu, MSIG juga mengoperasikan MSIG Life, perusahaan asuransi jiwa yang sebelumnya dikenal sebagai Sinarmas MSIG Life, di Indonesia.
Clemens Philippi, CEO MSIG Asia, menyatakan, “Sepak bola mewujudkan nilai-nilai yang kami junjung—kerja sama tim, semangat, sportivitas, dan ketahanan. Kemitraan ini menyoroti kekuatan olahraga untuk menginspirasi dan mempersatukan, serta mencerminkan komitmen MSIG terhadap kesetaraan gender.”
Philippi juga menambahkan bahwa di MSIG, wanita menyumbang 64% dari total karyawan dan 57% dari manajemen tingkat menengah hingga senior, jauh di atas rata-rata regional. “Melalui kemitraan ini, kami merayakan semangat sepak bola dan memberdayakan komunitas di seluruh ASEAN untuk bermimpi besar dan mencapai tujuan mereka,” ujarnya.
Baca Juga: Disebut-Sebut Bakal Latih Tim ASEAN All Stars, Ada 2 Alasan STY Pantas untuk Emban Jabatan Itu
Wianto Chen, CEO & President Director MSIG Life, menyampaikan, “Sebagai Title Partner ASEAN MSIG Serenity Cup™, kami bangga dapat berkontribusi pada perkembangan sepak bola wanita, termasuk di Indonesia. Partisipasi ini selaras dengan misi kami untuk melindungi kesejahteraan finansial dan memberdayakan masyarakat, terutama perempuan.”
Sementara itu, Bernardus Wanandi, Wakil Presiden Direktur MSIG Indonesia, menekankan, “Kami percaya bahwa kemajuan sejati terjadi ketika peluang diciptakan dan didukung. Menjadi bagian dari ASEAN MSIG Serenity Cup™ bukan sekadar kehormatan, tetapi juga kesempatan untuk mendorong inklusivitas dan menginspirasi generasi mendatang.”
Major General Khiev Sameth, Presiden AFF, menyatakan, “Kemitraan dengan MSIG, sebuah perusahaan yang mempromosikan kesetaraan gender, didasarkan pada visi bersama untuk mengembangkan dan memajukan sepak bola wanita di ASEAN. Ini menandai era transformatif bagi sepak bola wanita di wilayah ini.”
Seamus O’Brien, President and Chairman of the Board, APAC, SPORTFIVE, menambahkan, “Kami senang menyatukan AFF dan MSIG, dua pihak yang memiliki tujuan bersama untuk membentuk masa depan sepak bola wanita di ASEAN. Kemitraan ini akan membuka peluang baru bagi perkembangan sepak bola di kawasan ini.”
Kemitraan antara AFF dan MSIG dalam ASEAN MSIG Serenity Cup™ tidak hanya memperkuat posisi turnamen sepak bola wanita terkemuka di ASEAN, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen kedua pihak dalam mendukung kesetaraan gender dan perkembangan olahraga di kawasan ini.
Berita Terkait
-
Harganya Gila! Emil Audero Bikin Pemain ASEAN Cuma Jadi 'Remahan Rengginang' Usai Perkuat Timnas Indonesia
-
Media Vietnam Prediksikan Wakil Indonesia di ASEAN All Stars, Para Pendukung Siap-Siap Kecewa
-
Media Vietnam Prediksi Para Pemain yang Masuk Tim ASEAN All Stars, Ada dari Indonesia?
-
3 Alasan Shin Tae-yong Cocok Latih ASEAN All Star Lawan Manchester United
-
Disebut-Sebut Bakal Latih Tim ASEAN All Stars, Ada 2 Alasan STY Pantas untuk Emban Jabatan Itu
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban
-
Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya
-
Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT
-
DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu
-
Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya
-
Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi
-
Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli