ID Food menjalankan tiga pilar bisnis utama, pertama, pertanian dan agro Industri yang fokus pada produksi dan pengolahan hasil pertanian.
Kedua, perikanan dan peternakan yang bergerak di bidang budidaya dan pengolahan produk perikanan serta peternakan. Ketiga, perdagangan dan logistik yang menyediakan layanan distribusi dan logistik untuk produk pangan.
Melalui ketiga pilar ini, ID Food berkomitmen untuk menyediakan produk dan layanan berkualitas bagi masyarakat Indonesia.
ID Food memiliki tugas utama sebagai holding BUMN pangan untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Berikut beberapa tugas dan tanggung jawab ID Food, seperti memastikan ketersediaan bahan pangan strategis seperti beras, gula, daging, ikan, dan minyak goreng. Menyediakan pasokan pangan yang stabil untuk masyarakat.
Kemudian, bekerja sama dengan petani, peternak, dan nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Memfasilitasi akses ke pasar dan membantu meningkatkan produktivitas mereka.
Lalu, mengoptimalkan rantai pasok pangan agar lebih efisien dan merata. mengembangkan infrastruktur logistik untuk distribusi pangan ke seluruh Indonesia. Serta, meningkatkan nilai tambah produk pangan melalui pengolahan dan inovasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen
-
Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?
-
Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI
-
Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF
-
BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat
-
30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat
-
Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat
-
Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025
-
Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah
-
Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan