Suara.com - Dalam era digital yang semakin canggih, penggunaan dompet digital seperti DANA sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Dengan DANA, pengguna dapat melakukan berbagai transaksi seperti pembayaran di merchant, transfer uang, hingga pembelian pulsa dan tagihan.
Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan saat melakukan transaksi digital, yaitu keamanan saat menggunakan WiFi publik.
WiFi publik memang sangat membantu, terutama saat kita ingin mengakses internet tanpa menggunakan kuota pribadi.
Namun, WiFi publik juga memiliki risiko besar, terutama dalam hal keamanan data pribadi.
Salah satu transaksi yang rentan dilakukan di jaringan WiFi publik adalah top up saldo dompet digital seperti DANA.
Jika tidak dilakukan dengan aman, data pribadi dan informasi keuangan Anda bisa saja bocor ke pihak yang tidak bertanggung jawab.
Lalu, bagaimana cara agar top up DANA tetap aman saat menggunakan WiFi publik? Berikut adalah beberapa tips penting yang bisa Anda terapkan!
1. Gunakan Jaringan WiFi yang Terpercaya
Baca Juga: Cara Top Up DANA Pakai BSI Mobile 2025, Cepat dan Praktis!
Tidak semua WiFi publik aman digunakan untuk transaksi keuangan.
Pastikan Anda hanya menggunakan WiFi dari sumber yang terpercaya, seperti WiFi resmi di kafe, bandara, hotel, atau pusat perbelanjaan.
Hindari WiFi yang tidak memiliki nama jelas atau hanya bertuliskan “Free WiFi” tanpa informasi tambahan. Bisa jadi, jaringan tersebut dibuat oleh hacker untuk mencuri data pengguna yang tidak waspada.
Tips:
Pastikan nama WiFi sesuai dengan tempat yang Anda kunjungi.
Tanyakan langsung ke staf tempat tersebut apakah WiFi yang tersedia aman digunakan.
2. Aktifkan VPN untuk Keamanan Tambahan
Berita Terkait
-
Cara Top Up DANA Pakai BSI Mobile 2025, Cepat dan Praktis!
-
Tutorial Top Up DANA Pakai PayLater: Cepat, Mudah, dan Anti Ribet!
-
Cara Top Up DANA 5 Juta Tanpa Batas Harian, Wajib Upgrade DANA Premium?
-
Cara Top Up DANA Lewat Alfamart Tanpa Potongan
-
Top Up DANA Lewat BRImo: Mudah dan Cepat Cuma 10 Langkah!
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban
-
Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya
-
Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT
-
DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu
-
Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya
-
Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi
-
Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli