Suara.com - Aplikasi DANA menjadi salah satu dompet digital paling populer di Indonesia dengan berbagai kemudahan transaksi bagi penggunanya.
Salah satu keunggulan utama aplikasi ini adalah batas penyimpanan saldo yang cukup besar, menarik minat banyak orang untuk menggunakannya.
Namun, penting bagi pengguna untuk mengetahui batas maksimal top up DANA, baik untuk akun Regular maupun Premium. Hal ini agar transaksi tetap optimal dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Batas Maksimal Top Up DANA untuk Akun Regular
Bagi pengguna yang masih menggunakan akun DANA Regular, batas maksimal saldo yang dapat disimpan dalam akun adalah Rp 2.000.000.
Selain itu, dalam satu kali top up DANA, pengguna akun Regular hanya bisa menambahkan saldo maksimal Rp 2.000.000, sesuai dengan kapasitas saldo yang diperbolehkan.
Sementara itu, jumlah minimal top up DANA untuk akun Regular adalah Rp 10.000. Ketentuan ini berlaku untuk semua metode pembayaran yang tersedia, seperti transfer bank, kartu debit/kredit, dan merchant yang bekerja sama dengan DANA.
Batas Maksimal Top Up DANA Akun Premium
Bagi pengguna yang telah meningkatkan akunnya ke DANA Premium, batas saldo yang dapat disimpan meningkat hingga Rp 10.000.000.
Pengguna akun Premium juga dapat melakukan top up DANA dalam satu kali transaksi hingga Rp10.000.000, memberikan fleksibilitas lebih besar dalam bertransaksi.
Sama seperti akun Regular, jumlah minimal top up DANA di akun Premium tetap Rp10.000. Pengguna juga dapat melakukan isi saldo melalui berbagai metode pembayaran yang tersedia, mulai dari transfer bank, kartu kredit/debit, hingga merchant yang telah bekerja sama dengan DANA.
Batasan Transaksi Bulanan di Aplikasi DANA
Selain batas top up DANA, pengguna juga perlu mengetahui batas transaksi bulanan yang ditetapkan oleh aplikasi. Akun DANA Regular memiliki batas transaksi bulanan sebesar Rp 20.000.000, sementara akun DANA Premium memiliki batas hingga Rp 40.000.000.
Batasan ini diberlakukan oleh pihak DANA untuk memastikan keamanan pengguna serta mencegah potensi penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Apa Itu DANA Premium?
Berita Terkait
-
BRI Siapkan Kas Rp25 Triliun di Tengah Lonjakan Tren Transaksi Digital
-
Transaksi Digital Melejit, Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen di Awal 2026
-
Lebaran Cashless: Ketika Dompet Digital Menggantikan Amplop
-
Tradisi Berbagi THR Mulai Geser ke Ranah Digital
-
Cara Orang Indonesia Pilih Dompet Digital 2026: Tertarik Promo, Tapi Keamanan Jadi Penentu
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen
-
Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?
-
Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI
-
Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF
-
BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat
-
30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat
-
Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat
-
Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025
-
Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah
-
Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan