Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah Award 2025, memberikan penghargaan kepada PT Asuransi Jiwa Syariah Kitabisa (Asuransi Kitabisa) untuk kategori Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Syariah Literasi Terviral.
Ini merupakan bukti nyata komitmen Asuransi Kitabisa dalam memasyarakatkan produk dan layanan keuangan syariah melalui berbagai program literasi digital yang inovatif dan berdampak luas.
Penghargaan ini diserahkan oleh Kepala Eksekutif Pengawasan Perilaku Pelaku Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi dan diterima langsung oleh Direktur Asuransi Kitabisa Muhammad Zamachsyari.
Zamachsyari menyampaikan, pihaknya berterima kasih kepada seluruh OJK, mitra, nasabah, dan pihak terkait yang telah mendukung perjalanan Asuransi Kitabisa selama 12 tahun ini.
“Penghargaan ini merupakan langkah kecil tetapi penting bagi Asuransi Kitabisa untuk terus mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia,” tuturnya ditulis Kamis (27/3/2025).
Lebih lanjut, ia mengatakan, pihaknya percaya bahwa edukasi yang konsisten dan inovasi layanan berbasis syariah dapat menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mengakses perlindungan asuransi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
“Ke depannya, Asuransi Kitabisa akan terus berkomitmen untuk memperluas jangkauan literasi digital dan membangun ekosistem keuangan syariah yang mudah diakses masyarakat luas serta berdampak positif," pungkas Zamachsyari.
Sebagai informasi, GERAK Syariah adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh OJK untuk meningkatkan awareness dan pemahaman masyarakat terkait produk dan layanan keuangan syariah, mengoptimalkan kolaborasi antara OJK, PUJK Syariah, dan berbagai pihak dalam rangka mendukung aliansi strategis kegiatan literasi dan inklusi keuangan syariah (LIKS), dan meningkatkan inklusi keuangan terhadap produk dan layanan keuangan syariah.
Adapun, Asuransi Kitabisa merupakan bagian dari Kitabisa, ekosistem digital untuk saling jaga se-Indonesia, mencakup platform galang dana dan donasi, lembaga pengelola zakat dan wakaf, layanan pengelolaan CSR, media, dan komunitas.
Baca Juga: Tugu Insurance Buka Layanan 24 Jam Selama Mudik Lebaran
Saat ini, Asuransi Kitabisa telah memiliki berbagai produk, antara lain: asuransi pembiayaan dan asuransi jiwa berjangka, juga telah melindungi nasabah lainnya seperti peminjam bank dan pengunjung dari ratusan lokasi wisata.
Dalam hal asuransi jiwa berjangka, Asuransi Kitabisa telah memiliki produk asuransi jiwa syariah bernama Asuransi SalingJaga Keluarga.
Asuransi SalingJaga Keluarga adalah produk perlindungan jiwa dari Asuransi Kitabisa, yang sesuai dengan prinsip syariah dan tolong menolong antarpeserta.
Hingga kini, sudah ada lebih dari 100 ribu anggota yang bergabung. Peserta bisa bergabung mulai dari Rp60 ribu per tahun dengan santunan maksimal Rp2 miliar.
Dalam hidup, kita menghadapi berbagai risiko dan ketidakpastian. Mulai dari masalah kesehatan, kecelakaan, hingga kehilangan harta benda, kejadian tak terduga dapat mengganggu stabilitas keuangan dan emosional kita.
Inilah mengapa asuransi menjadi sangat penting. Asuransi adalah perlindungan finansial yang membantu kita menghadapi risiko tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara