Guna menjaga keseimbangan antara kehidupan profesional dan personal, perusahaan turut menggagas Employee Well-being Program (EWP) yang berfokus pada kesejahteraan karyawan secara menyeluruh.
Dari program-program tersebut, Employee Engagement Index (EEI) TASPEN mencapai 87,48% atau kategori Sangat Baik, menunjukkan tingkat retensi karyawan yang tinggi dan menandakan loyalitas serta kenyamanan kerja yang kuat.
Pengakuan dari LinkedIn ini melengkapi rangkaian penghargaan TASPEN selama dua tahun terakhir, seperti penerima Employee’s Choice in Special Insurance Category pada ajang 6th Indonesia Best 50 CEO Award 2025 oleh The Economics dan penghargaan Human Capital on Resilience Excellence Award (HCREA) 2023 sebagai The Best in Workforce Flexibility & Mobility oleh First Indonesia Magazine.
Masuknya TASPEN dalam daftar LinkedIn Top Companies 2025 menjadi bukti bahwa perusahaan tidak hanya unggul dalam aspek operasional, tetapi juga menjadi tempat yang diminati untuk berkarier.
Reputasi ini dibangun melalui konsistensi dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, suportif, dan penuh peluang pengembangan diri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan