Untuk mendapatkan pelayanan transportasi umum gratis ini, golongan penerima dapat mendaftarkan diri dengan cara berikut:
1. Melalui Bank DKI
Golongan 1-6 (PNS Pemprov DKI Jakarta dan pensiunannya, tenaga kontrak di Pemprov DKI, peserta didik penerima KJP, karyawan swasta dengan gaji sesuai UMP melalui Bank DKI, penghuni Rusunawa, dan Tim Penggerak PKK) dapat mendaftar langsung ke Bank DKI untuk memperoleh Jakcard Combo. Syarat dokumen meliputi KTP, Kartu Keluarga (KK), dan pasfoto.
2. Melalui PT Transjakarta
Golongan 7-15 (penduduk dengan KTP Kepulauan Seribu, penerima Raskin di Jabodetabek, anggota TNI dan Polri, veteran Republik Indonesia, penyandang disabilitas, lansia, pengurus masjid, pendidik dan tenaga kependidikan PAUD, serta juru pemantau jentik) dapat mendaftar untuk memperoleh Kartu Layanan Gratis Transjakarta (TJ Card) atau Jakcard Combo yang sesuai dengan golongan mereka.
15 golongan masyarakat yang berhak mendapatkan layanan gratis
Layanan transportasi umum gratis diberikan kepada 15 golongan masyarakat tertentu, yang meliputi:
1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta dan pensiunannya
2. Tenaga kontrak yang bekerja di Pemprov DKI Jakarta
Baca Juga: Sengkarut di Balik Dapur MBG yang Belum Dibayar: Apa Akar Masalahnya?
3. Peserta didik penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP)
4. Karyawan swasta tertentu dengan gaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) melalui Bank DKI
5. Penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa)
6. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK)
7. Penduduk dengan KTP Kepulauan Seribu
8. Penerima Beras Keluarga Sejahtera (Raskin) di Jabodetabek
9. Anggota TNI dan Polri
10. Veteran Republik Indonesia
11. Penyandang disabilitas
12. Lansia (usia di atas 60 tahun)
13. Pengurus masjid (marbot)
14. Pendidik dan tenaga kependidikan PAUD
15. Juru Pemantau Jentik (Jumantik)
Dapat diketahui, program transportasi gratis ini tidak hanya berlaku untuk layanan Transjakarta, tetapi juga mencakup layanan MRT Jakarta dan LRT Jakarta. Program ini bertujuan untuk mempermudah akses transportasi publik bagi kelompok tertentu.
Berita Terkait
-
Mau Nonton Ardhito Pramono Tampil di Konser Boyce Avenue Live in Jakarta 2025, Tiketnya di Sini!
-
Link DANA Kaget Hari Ini, Saldo Gratis Menantimu! Jangan Sampai Kehabisan
-
Serbu Link DANA Kaget Gratis Hari Ini, Jangan Sampai Kehabisan Kuota!
-
Selamat Anda Bisa Klaim Saldo Gratisan, Pakai Link Saldo DANA Kaget Gratis 21 April 2025 yang Asli
-
Mau Saldo Gratis? Coba Link DANA Kaget, Tapi Baca Ini Dulu
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?