Langkah ini menjadikan WIKA sebagai perusahaan konstruksi terintegrasi yang memiliki kemampuan untuk menyediakan solusi konstruksi yang komprehensif.
WIKA juga aktif dalam proyek-proyek infrastruktur berskala besar di Indonesia, seperti pembangunan jalan tol, bandara, pembangkit listrik, dan proyek properti.
Beberapa proyek ikonik yang dikerjakan WIKA antara lain Jembatan Suramadu, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, dan berbagai proyek pembangunan infrastruktur untuk mendukung Asian Games 2018.
Selain berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di dalam negeri, WIKA juga melebarkan sayapnya ke pasar internasional.
Perusahaan ini telah menyelesaikan berbagai proyek di luar negeri, seperti di Aljazair, Malaysia, Myanmar, dan Timor Leste. Ekspansi internasional ini menjadi bukti kemampuan WIKA dalam bersaing di pasar global.
Di era modern ini, WIKA terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Perusahaan ini menerapkan teknologi Building Information Modeling (BIM) dan sistem manajemen konstruksi yang terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas proyek.
WIKA juga berkomitmen untuk menjalankan bisnis secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.
Dengan pengalaman panjang, kemampuan teknis yang mumpuni, dan komitmen terhadap inovasi, WIKA terus menjadi salah satu motor penggerak pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Perusahaan ini memiliki visi untuk menjadi perusahaan Engineering, Procurement, and Construction (EPC) terkemuka di Asia Tenggara, dengan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan negara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar
-
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita
-
Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun
-
BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota
-
Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh
-
Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global
-
Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap
-
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok
-
Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur
-
Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo