Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan ada sekitar 30.000 sumur rakyat yang siap untuk dieksplorasi. Menurutnya, sumur rakyat itu akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun UMKM.
Dalam hal ini, Bahlil juga telah menggelar sosialisasi Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 mengatur tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi dengan Menteri-menteri terkait.
"Hari ini kita rapat, koordinasi Kikof Meeting pertama, Sosialisasi Permen 14 tentang sumur-sumur tua dan sumur-sumur masyarakat. Tadi saya undang semua gubernur, bupati, menteri-menteri terkait, dari kepolisian, dari tentara, Pertamina, semua yang kita bahas. Ya sekitar 20.000-30.000," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (29/7/2025).
Ketua Umum Partai Golkar ini menuturkan, setelah diverifikasi banyak sumur rakyat yang berpotensi untuk dilakukan eksplorasi. Nantinya, bilang Bahlil, PT Pertamina (Persero) juga akan menampung minyak mentah hasil eksplorasi sumur rakyat.
"Ketika produksinya sudah ada dari sumur-sumur masyarakat, maka Pertamina sebagai off-taker. Dan harganya antara 70-80 persen dari ICP," ucapnya.
Bahlil mengungkapkan, wilayah Sumatera jadi yang paling banyak ditemukan sumur rakyat. Selain itu, dia melihat masih banyak wilayah lain yang berpotensi ada sumur rakyat.
"Jadi, Sumatera, Sumatera Selatan. Jambi juga banyak ya, banyak juga di Sumut, kemudian di Jawa Tengah," bebernya.
Bahlil memastikan, tak hanya BUMD, UMKM dan koperasi juga bisa mengelola sumur rakyat. Akan tetapi, koperasi yang bisa mengelola bukan sektor pangan.
"Bukan koperasi jual kerupuk, bukan ya.. Dan bukan kooperasi jual bahan pokok. Ya itu kan jual bahan pokok," pungkasnya.
Baca Juga: Gegara Hal Ini, RI Siap Pangkas Impor Migas dari Timur Tengah dan Asia
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
Terkini
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI, Jamin Tak Intervensi BPS
-
Purbaya Ungkap Penerimaan Pajak Januari 2026 Naik 30 Persen: Ekonomi Lagi Bagus!
-
OJK Hormati Langkah Hukum Polri Datangi Shinhan Sekuritas Terkait Saham Gorengan
-
IHSG Hari Ini Berpotensi Konsolidasi di Tengah 'Perang' Lawan 'Saham Gorengan'
-
Industri Kecam Penyalahgunaan Narkoba di Vape
-
Harga Emas Turun Lagi Hari Ini, Terkoreksi Masif di Pegadaian
-
Withdrawal Binance Mendadak Error, Apa Penyebabnya?
-
Cara SIG Dongkrak Kualitas SDM Kontruksi RI
-
Skandal Saham PIPA, Ini Profil dan Para Pemegang Sahamnya
-
Profil PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dan Pemilik Sahamnya