Suara.com - Yayasan Gates akan menghabiskan 2,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 41 triliun pada tahun 2030 untuk kesehatan perempuan. Dana ini untuk mendukung penelitian tentang kesehatan wanita.
Pendirinya, Bill Gates, mengatakan bahwa peneliti bidang tersebut, termasuk kondisi mulai dari preeklamsia hingga menopause.
Investasi ini merupakan salah satu komitmen besar pertama yayasan tersebut sejak Gates mengumumkan awal tahun ini. Apalagi, dia akan menyumbangkan kekayaannya senilai 200 miliar dolar AS pada tahun 2045.
Investasi ini juga sekitar sepertiga lebih besar daripada yang dihabiskan yayasan untuk penelitian dan pengembangan kesehatan perempuan dan ibu selama lima tahun terakhir.
“Kesehatan perempuan terus diabaikan, kekurangan dana, dan dikesampingkan. Terlalu banyak perempuan yang meninggal karena penyebab yang dapat dicegah atau hidup dalam kondisi kesehatan yang buruk. Hal itu harus diubah," kata Gates dilansir dari BBC, Jumat (7/8/2025).
Penelitian ini akan mengkaji bidang-bidang yang sangat kurang diteliti yang memengaruhi ratusan juta perempuan di negara-negara berpenghasilan tinggi maupun rendah.
Mulai dari preeklamsia dan diabetes gestasional hingga perdarahan menstruasi berat, endometriosis, dan menopause.
Investasi akan difokuskan pada lima bidang utama, perawatan kebidanan dan imunisasi ibu; kesehatan dan gizi ibu, kesehatan ginekologi dan menstruasi, inovasi kontrasepsi; dan infeksi menular seksual.
Tujuannya adalah untuk memulai penelitian, mengembangkan produk, dan memastikan akses yang adil terhadap produk-produk tersebut di seluruh dunia.
Baca Juga: Petani Kesulitan Dapat Pupuk Subsidi, Legislator NasDem Ultimatum Agen: Jangan Nakal Mainkan Harga!
"Jika Anda melihat literatur, mungkin hanya ada 10 perempuan yang pernah diteliti. Kita bahkan tidak memiliki jawaban atas pertanyaan-pertanyaan mendasar ini," bebernya.
Dr. Anita Zaidi, kepala bidang kesetaraan gender di Yayasan Gates, menyoroti betapa terbatasnya data ilmiah mengenai kesehatan perempuan.
Ia mengungkapkan bahwa masih banyak pertanyaan dasar yang belum terjawab karena minimnya riset yang melibatkan perempuan.
“Kalau Anda lihat literatur ilmiah, mungkin hanya ada 10 perempuan yang pernah diteliti untuk isu-isu penting seperti bagaimana obat masuk ke dalam rahim,” kata Zaidi.
Berita Terkait
-
Bagi-bagi Warisan, Bill Gates Kasih Uang Rp3.300 Triliun untuk Orang Miskin di Dunia
-
Pakai Dana Hibah Rp82,56 Miliar, Bill Gates Bakal Naikan Pendapatan Petani Hingga Pupuk Murah
-
Pengusaha H Isam Ikut Dampingi Prabowo Temui Bill Gates di Istana
-
Momen Bill Gates Beri Hadiah Boneka Paus ke Bobby Kertanegara, Suasana Langsung Cair
-
Sambil Tenteng Dokumen, Bill Gates Semringah Bertemu Prabowo di Istana Merdeka
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya