Suara.com - Ribuan buruh kembali memadati jalanan, kali ini di depan Gedung DPR/MPR, menyuarakan tuntutan kenaikan upah minimum tahun 2026. Angka yang diajukan tidak main-main yakni 10,5 persen.
Aksi demonstrasi ini langsung direspons oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, yang menyebut ada mekanisme panjang sebelum keputusan final diambil.
Menaker Yassierli menegaskan, pemerintah tidak akan mengambil keputusan sepihak. Proses penetapan upah minimum sudah diatur dengan mekanisme yang melibatkan banyak pihak.
"Kalau upah minimum kan sudah ada mekanismenya, jadi artinya mekanismenya dimulai dari ada kajian-kajian yang dilakukan, kemudian kajian itu harus meaningful participation, kita akan bawa ke LKS Tripnas," ujar Yassierli saat ditemui di The Tribatha Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (28/8/2025).
Lembaga Kerja Sama Tripartit Nasional (LKS Tripnas) menjadi forum utama dalam membahas isu krusial ini. LKS Tripnas terdiri dari tiga pilar penting: perwakilan pemerintah, organisasi pengusaha, dan serikat pekerja atau serikat buruh.
Setiap masukan dari ketiga unsur ini akan menjadi pertimbangan utama sebelum dilakukan pengambilan keputusan. Menaker Yassierli menekankan pentingnya mendengarkan suara semua pihak.
"Tentu juga kita harus koordinasi pemerintah, kemudian di LKS Tripnas itu kita dengar masukkan dari unsur buruh, unsur pengusaha, baru kemudian nanti berlanjut prosesnya. Jadi, itu prosesnya masih panjang," sebutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi
-
Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok
-
Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik
-
ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya
-
Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa
-
Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya
-
OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance
-
Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni
-
Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK
-
IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis