- Peruri memastikan tata kelola perusahaan tidak hanya memenuhi aspek kepatuhan regulasi.
- Tujuannya untuk menjaga kedaulatan bangsa melalui pencetakan uang rupiah.
- Penerapan GRC menjadi fondasi.
Suara.com - Peruri memastikan tata kelola perusahaan tidak hanya memenuhi aspek kepatuhan regulasi, melainkan juga mendukung keberlanjutan bisnis dan pembangunan nasional.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Peruri Fajar Rizki mengatakan sebagai BUMN strategis sekaligus perusahaan teknologi high security, Peruri berperan penting dalam menjaga kedaulatan bangsa melalui pencetakan uang rupiah dan dokumen sekuriti negara, serta mendukung pemerintah dalam agenda transformasi digital nasional.
"Penerapan Governance, Risk, and Compliance (GRC) yang terintegrasi menjadi fondasi agar tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan berjalan selaras dengan strategi bisnis, baik di tingkat induk maupun anak perusahaan," kata Fajar dalam keterangannya, Kamis (11/9/2025).
Lebih lanjut Fajar menambahkan bahwa posisinya sebagai perusahaan dengan tata kelola yang kuat, berintegritas, dan berkelanjutan dibuktikan dengan diapresiasinya Peruri dalam ajang TOP GRC Awards 2025 beberapa waktu lalu.
Peruri berhasil meraih predikat tertinggi five stars, sebuah penghargaan yang hanya diberikan kepada perusahaan dengan sistem, infrastruktur, serta implementasi GRC yang dinilai sangat unggul.
Selain itu, Fajar Rizki turut dianugerahi The Most Committed GRC Leader 2025, sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan komitmennya dalam mendukung keberhasilan penerapan GRC di perusahaan.
"Ini menjadi bukti nyata konsistensi dan komitmen Peruri dalam membangun perusahaan yang tangguh, berintegritas, dan berorientasi pada keberlanjutan. Keberhasilan ini lahir dari semangat, kerja keras, serta inovasi berkelanjutan seluruh insan Peruri yang senantiasa menjaga standar tata kelola terbaik.” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional
-
Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!
-
Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya
-
DPR Dinilai Gagal Awasi Pemerintah, 15 Akademisi Bentuk Kabinet Bayangan
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta