Ilustrasi emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, Jalan TB Simatupang, Jakata. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
- Harga emas Antam pada 26 September 2025 turun tipis Rp3.000 dari hari sebelumnya.
- Pelemahan dipengaruhi oleh faktor global seperti pelemahan dolar AS dan sentimen geopolitik.
- Harga emas lain seperti UBS dan Galeri24 juga menunjukkan tren stabilitas yang serupa.
Pergerakan harga emas dalam jangka pendek memang sangat dinamis dan dipengaruhi oleh banyak faktor.
Investor perlu terus mengikuti perkembangan berita ekonomi global dan domestik.
Meskipun terjadi sedikit pelemahan, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati. Fungsinya sebagai pelindung nilai aset di tengah inflasi masih sangat relevan.
Bagi investor jangka panjang, fluktuasi harian seperti ini tidak terlalu memberikan dampak signifikan.
Prospek emas sebagai aset investasi untuk masa depan masih dianggap sangat positif.
Dengan kondisi pasar saat ini, para pelaku pasar disarankan untuk tetap tenang.
Keputusan investasi sebaiknya didasarkan pada tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia
-
Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta