- Pertamina Patra Niaga memperkirakan konsumsi BBM meningkat saat Gelaran MotoGP Mandalika akhir pekan ini.
- Untuk menjaga kelancaran suplai, Pertamina Patra Niaga menyiapkan build-up stok di SPBU sekitar NTB.
- Konsumsi BBM diperkirakan meningkat, untuk gasoline naik 1.739 KL per hari dari rata-rata normal harian 1.578 KL per hari.
Suara.com - Pertamina Patra Niaga menegaskan kesiapan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mendukung mobilitas masyarakat, wisatawan, dan logistik selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Mandalika.
Pada event internasional ini diperkirakan akan terjadi kenaikan signifikan mobilitas kendaraan roda dua maupun roda empat yang memasuki wilayah Lombok.
Untuk menjaga kelancaran suplai, Pertamina Patra Niaga menyiapkan build-up stok di SPBU sekitar NTB. Penambahan ini dilakukan melalui Integrated Terminal Ampenan yang menambah jam layanan distribusi dua jam lebih awal, serta menyiapkan mobil tangki spot charter agar pasokan BBM tetap terjaga meski terjadi lonjakan konsumsi.
Konsumsi BBM diperkirakan meningkat, untuk gasoline naik 1.739 KL per hari dari rata-rata normal harian 1.578 KL per hari, serta untuk gasoil naik 596 KL per hari dari rata-rata normal harian 560 KL per hari. Dengan antisipasi ini, Pertamina Patra Niaga memastikan mobilitas masyarakat maupun wisatawan dapat berlangsung lancar.
“Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan pasokan tambahan di SPBU dan penguatan armada distribusi untuk menjaga kelancaran mobilitas khususnya transportasi darat. Langkah antisipatif ini termasuk penambahan jam operasional di Terminal BBM Ampenan serta penyediaan mobil tangki spot charter, agar seluruh kebutuhan energi selama ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia tahun ini dapat terpenuhi dengan baik,” jelas Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, Kamis (2/10/2025).
Lebih lanjut Roberth mengatakan kesiapan energi ini merupakan bagian dari dukungan Pertamina Patra Niaga dalam menyukseskan ajang sport tourism dunia, Pertamina Grand Prix of Indonesia Tahun 2025 di Mandalika.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran wisatawan domestik maupun mancanegara di Mandalika dapat terlayani dengan baik. Energi yang terjamin diharapkan mampu menopang pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat citra Indonesia sebagai tuan rumah ajang balap kelas dunia,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh
-
Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya
-
BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant
-
Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN
-
Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi
-
3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?
-
Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia