-
Industri manufaktur melakukan pengelolaan energi terpadu untuk meningkatkan efisiensi dan mendukung target penurunan emisi nasional.
-
Inovasi teknologi dan optimalisasi gedung menghasilkan penghematan signifikan serta meraih berbagai penghargaan efisiensi energi.
-
Komitmen keberlanjutan diperkuat melalui peningkatan keselamatan kerja, digitalisasi, dan target penurunan intensitas energi dalam lima tahun ke depan.
Selain penghargaan pada ajang PEEN, LNK juga menorehkan prestasi lain di bidang operasional dan keselamatan kerja.
Tahun ini, LNK meraih 1 Emas, 1 Perak, dan 1 Perunggu dalam Kompetisi 5R/5S Antar Perusahaan Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur.
Di bidang keselamatan kerja, LNK juga menerima Bendera Emas SMK3 dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia atas penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja tingkat lanjutan.
Prestasi ini semakin memperkuat komitmen perusahaan dalam menjaga standar operasi yang bersih, tertib, aman, dan berkelanjutan.
Penyerahan penghargaan 5R/ 5S oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur kepada Primasta Wendhasari, Supervisor Corporate Affair PT Lautan Natural Krimerindo.
Dalam lima tahun ke depan, LNK memiliki target untuk menurunkan intensitas energi hingga 10% melalui proses digitalisasi dan transisi energi.
LNK akan terus mengembangkan program penghematan energi di seluruh fasilitas, melakukan perbaikan berkelanjutan, serta menerapkan teknologi yang mendukung konservasi energi.
Selain itu, LNK menegaskan dedikasi perusahaan dalam menerapkan praktik kerja yang aman, dan efisien untuk mencapai visinya menghadirkan produk pangan inovatif yang berkelanjutan.
Berita Terkait
-
KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon
-
Mengapa Lahan Basah Kecil Perlu Diperhitungkan dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim?
-
Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp 123,8 Triliun di Mei 2026, Purbaya Klaim Manufaktur Mulai Kuat
-
Riset Global: Menata Ulang Kota Bisa Jadi Senjata Efektif Lawan Krisis Iklim, Bagaimana Bisa?
-
Komitmen Pengurangan Emisi, BTN Perluas Program Bayar Angsuraanmu dengan Sampahmu hingga ke Kudus
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
-
IHSG Melonjak 7,38% Sepekan, Asing Jual Bersih Sentuh Rp67 T Sepanjang Tahun
-
Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara
-
Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar
-
Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI