- Harga emas Antam mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada Sabtu, 20 Desember 2025, di posisi Rp2.491.000 per gram.
- Kenaikan harga emas ini dipengaruhi dinamika pasar global, terutama ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Federal Reserve AS.
- Transaksi emas batangan dikenakan PPh 22, yakni 0,45% (dengan NPWP).
Antam menyediakan berbagai pilihan ukuran emas batangan mulai dari pecahan kecil hingga ukuran besar untuk kebutuhan industri maupun investasi institusi.
Berikut adalah daftar harga pecahan emas batangan yang tercatat di butik Logam Mulia pada hari ini:
0,5 gram: Rp1.295.500
1 gram: Rp2.491.000
2 gram: Rp4.922.000
3 gram: Rp7.358.000
5 gram: Rp12.230.000
10 gram: Rp24.405.000
25 gram: Rp60.887.000
50 gram: Rp121.695.000
100 gram: Rp243.312.000
250 gram: Rp608.015.000
500 gram: Rp1.215.820.000
1.000 gram (1 Kg): Rp2.431.600.000
Lonjakan harga emas di dalam negeri tidak terlepas dari dinamika pasar global yang sedang memanas. Di pasar internasional, harga emas sedang membidik kenaikan mingguan yang signifikan.
Hal ini dipicu oleh meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kebijakan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), yang diprediksi akan segera menurunkan suku bunga acuan.
Harga emas spot terpantau menguat 0,3% ke level US$ 4.346,69 per ons, dengan proyeksi kenaikan mingguan mencapai lebih dari 1%. Sejalan dengan itu, kontrak berjangka emas AS juga melonjak 0,4% menuju posisi US$ 4.380 per ons.
Dalam teori ekonomi, emas dan suku bunga memiliki korelasi negatif. Ketika suku bunga diprediksi turun, daya tarik dolar AS dan imbal hasil obligasi biasanya melemah, sehingga investor cenderung mengalihkan modal mereka ke emas yang dianggap lebih stabil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026