- Penggunaan AI untuk memodelkan skenario aset global semakin masif oleh perusahaan manajemen aset pada tahun 2026.
- Model AI terkemuka menguji proyeksi harga kripto 2026 berdasarkan data pelatihan di pertengahan Desember 2025.
- Bitcoin diprediksi didorong institusi dan Ethereum oleh matangnya ekosistem Layer-2 untuk tahun 2026.
Tekanan Regulasi: Pengawasan ketat pada struktur ETF, perpajakan, dan kontrol modal dapat menurunkan kepercayaan investor institusi.
Proyeksi Ethereum (ETH) 2026
Ethereum diprediksi akan mengalami pertumbuhan pesat seiring dengan matangnya ekosistem infrastrukturnya. Berikut adalah perkiraan harganya:
- ChatGPT: US$ 3.000 – US$ 9.000
- Gemini: US$ 7.000 – US$ 18.000
- Grok (xAI): US$ 4.000 – US$ 12.000
- Copilot (Microsoft): US$ 8.200 – US$ 10.200
Faktor Pendorong (Bullish):
Ekosistem Layer-2 yang Matang: Teknologi rollups dan skalabilitas pasca-Dencun secara material meningkatkan efisiensi biaya dan kecepatan transaksi tanpa mengorbankan desentralisasi.
Pusat Tokenisasi Aset: Peran ETH sebagai lapisan penyelesaian (settlement layer) untuk aset yang ditokenisasi, stablecoin, dan DeFi institusional menjadi sumber permintaan struktural yang kuat.
Risiko Penghambat (Bearish):
Fragmentasi Likuiditas: Terpecahnya likuiditas di berbagai jaringan Layer-2 berisiko melemahkan narasi nilai tangkapan (value capture) langsung pada token ETH.
Ketidakpastian Status Hukum: Ketidakjelasan regulasi mengenai staking dan klasifikasi hukum ETH di yurisdiksi utama dapat menghambat partisipasi institusi besar.
Baca Juga: Ancaman Digital Makin Kompleks, Perusahaan Keamanan Siber Nasional Perkuat AI
Secara keseluruhan, pandangan AI untuk tahun 2026 menunjukkan pasar kripto yang lebih dewasa, dibentuk oleh modal institusional, pertumbuhan infrastruktur yang nyata, serta regulasi yang lebih tajam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI
-
Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026
-
Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!
-
Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya
-
Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional
-
Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas
-
Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu
-
Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026
-
Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM