- PMSol bertransformasi digital untuk menjadi penyedia solusi maritim terintegrasi kompetitif di tingkat global.
- Transformasi ini dibuktikan dengan raihan Top 5 Indonesia Best Digital Innovation 2025 dari Majalah SWA.
- Digitalisasi melalui tiga platform utama meningkatkan efisiensi dan pertumbuhan laba bersih PMSol sebesar 52 persen.
Suara.com - Transformasi digital menjadi pijakan strategis Pertamina Marine Solutions (PMSol) untuk keluar dari ketergantungan pasar internal dan memosisikan diri sebagai penyedia solusi maritim terintegrasi yang kompetitif, baik di tingkat nasional maupun global.
Langkah tersebut mengantarkan anak usaha Subholding Integrated Marine Logistics Pertamina International Shipping (PIS) itu masuk dalam jajaran Top 5 Indonesia Best Digital Innovation 2025 kategori Kelompok Non Keuangan versi Majalah SWA.
Penghargaan ini diberikan melalui proses penilaian komprehensif yang mencakup tahapan Discover, Define, hingga Deliver, dengan fokus pada relevansi inovasi, kualitas eksekusi, serta dampak terhadap kinerja bisnis. PMSol meraih skor 90,19 dengan predikat Excellent.
Perubahan arah bisnis PMSol ditopang oleh pengembangan ekosistem digital end-to-end yang terintegrasi dan dirancang untuk menopang layanan maritim secara menyeluruh. Tiga platform utama dikembangkan sebagai tulang punggung transformasi, yakni NAKHODA untuk manajemen kru kapal, PERWIRA untuk pengelolaan tenaga ahli maritim, serta INSPEKTA yang mendigitalisasi proses inspeksi kapal.
Ketiga aplikasi tersebut saling terhubung dalam satu ekosistem, memungkinkan PMSol menawarkan layanan maritim terintegrasi, mulai dari pengelolaan sumber daya manusia, inspeksi, hingga peningkatan efisiensi operasional kapal. Pendekatan ini menjadi pembeda utama PMSol dalam memperkuat daya saing di industri maritim yang semakin kompetitif.
Sebelum transformasi ini dijalankan, sebagian besar pendapatan PMSol berasal dari pasar internal Pertamina Group. Model bisnis tersebut dinilai stabil, namun memiliki keterbatasan untuk ekspansi jangka panjang. Melalui digitalisasi dan integrasi layanan, PMSol kini memperluas orientasi bisnis ke pasar eksternal, sekaligus mengukuhkan diri sebagai penyedia solusi maritim yang tidak hanya berbasis jasa, tetapi juga teknologi.
Direktur Pertamina Marine Solutions, Dian Prama Irfani, menegaskan bahwa transformasi digital yang dijalankan perusahaan berangkat dari kebutuhan untuk memperkuat posisi bisnis.
“Kami melihat digitalisasi sebagai proses reinventing business. Integrasi artificial intelligence dan machine learning memungkinkan PMSol meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperluas jangkauan pasar hingga tingkat internasional,” ujarnya.
Dampak strategi tersebut tercermin pada kinerja perusahaan sepanjang 2024. PMSol membukukan laba bersih sebesar Rp132 miliar atau tumbuh 52 persen. Dari sisi operasional, digitalisasi memangkas waktu penempatan kru kapal dari sebelumnya 14–30 hari menjadi hanya 1–2 hari melalui platform MyPMSol.
Baca Juga: Ambisi Bank Jakarta Perluas Ekosistem Digital
Ajang Indonesia Best Digital Innovation yang diselenggarakan Majalah SWA merupakan pemeringkatan nasional yang mengapresiasi perusahaan dengan inovasi digital paling berdampak terhadap bisnis. Proses seleksi dilakukan secara berlapis, mulai dari penjaringan awal hingga penilaian mendalam oleh dewan juri.
Lebih dari sekadar penghargaan, capaian ini memperkuat posisi PMSol sebagai pemain maritim yang tengah bertransformasi dari penyedia layanan konvensional menjadi mitra solusi maritim terintegrasi berbasis digital. Dengan fondasi ekosistem yang semakin matang, PMSol menargetkan kontribusi yang lebih besar dalam menghadirkan solusi maritim Indonesia yang kompetitif di pasar global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda