- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakinkan investor saat Indonesia Economic Summit 2026 di Jakarta.
- Purbaya mengklaim pemulihan ekonomi menguat berkat peningkatan transparansi pengelolaan ekonomi oleh Pemerintah.
- Kebijakan fiskal fokus stimulus sambil menjaga defisit APBN di bawah tiga persen dari PDB.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berpesan kepada para investor untuk tidak cemas soal masalah investasi di Indonesia. Ia percaya diri kalau dirinya adalah menteri yang pintar.
"Jadi jangan khawatir tentang investasi di negara ini. Saya adalah menteri yang cerdas," kata Purbaya dalam acara Indonesia Economic Summit 2026 di Hotel Shangri-La Jakarta, dikutip Rabu (4/2/2026).
Menkeu Purbaya bercerita bahwa selama dua tahun terakhir, perekonomian Indonesia terus melambat. Puncaknya terjadi pada Agustus 2025, di mana orang ramai-ramai demo turun ke jalan.
Hal itulah yang melatarbelakangi Purbaya dilantik sebagai Menkeu pengganti Sri Mulyani. Ia diminta Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengubah arah perekonomian.
"Sekarang perekonomian bergerak ke arah yang benar, terus berakselerasi. Karena itu, mereka merasa bahwa pemulihan ekonomi Indonesia akan rapuh karena pengalaman masa lalu," lanjutnya.
Empat bulan menjabat Menkeu, Purbaya mengklaim kalau pemulihan ekonomi mulai menguat. Salah satu faktornya karena Pemerintah semakin transparan dalam mengelola ekonomi.
Ia tak menampik kalau banyak negara di dunia memang tak transparan soal kebijakan. Namun berbeda dengan Indonesia yang dinilainya sudah melewati batas.
"Jika kita memperbaiki ketidaktransparanan, maka kita akan menghilangkan penyakit dari pasar. Kita akan menerapkan transparansi di pasar, dan orang-orang akan kembali melihat fundamental ekonomi yang kuat karena kita sedang memperbaiki kondisi ekonomi. Kita telah menyediakan likuiditas yang cukup dalam sistem," papar dia.
Purbaya bertutur kalau kebijakan fiskal saat ini mulai berkembang dengan memberikan stimulus pada perekonomian. Tapi dia tetap menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Baca Juga: Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2029 Bisa Dekati 8 Persen, Jika Saya Masih Menkeu
Purbaya juga membandingkan bahwa ekonomi Indonesia masih lebih baik dibanding Jepang, Amerika Serikat, maupun negara lain di dunia.
"Saya menteri yang baik, ekonom yang mumpuni, dengan pengetahuan yang cukup untuk menguasai ekonomi global saat ini yang tidak stabil," jelasnya.
Berita Terkait
-
Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2029 Bisa Dekati 8 Persen, Jika Saya Masih Menkeu
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI, Jamin Tak Intervensi BPS
-
Purbaya Ungkap Penerimaan Pajak Januari 2026 Naik 30 Persen: Ekonomi Lagi Bagus!
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha