Bisnis / Makro
Rabu, 04 Februari 2026 | 08:20 WIB
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
Baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya memprediksi pertumbuhan ekonomi Q4 2025 akan mencapai 5,45 persen, diumumkan BPS pada 5 Februari 2026.
  • Purbaya memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahunan 2025 sebesar 5,2 persen, sesuai target APBN, tanpa intervensi pada data BPS.
  • KSSK memprediksi pertumbuhan ekonomi 2026 akan meningkat menjadi 5,4 persen, didukung permintaan domestik dan perbaikan iklim investasi.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal keempat (Q4) 2025 mencapai 5,45 persen.

Hal ini dia sampaikan jelang pengumuman realisasi pertumbuhan ekonomi yang bakal disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Kamis (5/2/2026) mendatang.

"Kalau saya mah angka saya segitu-segitu aja, 5,45 persen. Kuartal empat," katanya di Hotel Shangri-La Jakarta, dikutip Rabu (4/2/2026).

Sedangkan untuk tahun keseluruhan 2025, Menkeu Purbaya memprediksi pertumbuhan ekonomi mencapai 5,2 persen sesuai target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Namun dirinya tak menampik kalau realisasi pertumbuhan ekonomi 2025 secara keseluruhan bisa meleset dari outlook APBN 2025. Ia tetap menunggu pengumuman resmi yang disampaikan BPS.

Kendati begitu Purbaya menjamin Pemerintah tidak akan mengintervensi BPS soal data pertumbuhan ekonomi tahun 2025 keseluruhan.

"Kalau saya tambahkan kan jadinya 5,2. Tapi kan kita enggak tahu, nanti salah lagi. Jadi saya enggak intervensi BPS, saya enggak tahu," jelasnya.

Di sisi lain Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2026 mencapai 5,4 persen secara tahun ke tahun atau year on year (YoY).

"Pada tahun 2026 pertumbuhan ekonomi diperkirakan meningkat menjadi 5,4 persen," kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga: Purbaya Ungkap Penerimaan Pajak Januari 2026 Naik 30 Persen: Ekonomi Lagi Bagus!

Menkeu Purbaya menyebut kalau pertumbuhan ekonomi RI 2026 itu akan ditopang kenaikan permintaan domestik yang sejalan dengan berbagai sinergi kebijakan dari Pemerintah dan lembaga anggota KSSK lain untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Nantinya, Purbaya mengatakan kalau investasi turut diperkuat lewat Danantara selaku pengungkit investasi swasta, termasuk di bidang hilirisasi sumber daya alam (SDA). Iklim investasi juga akan diperbaiki berkat adanya Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah atau Satgas P2SP.

Load More