- Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pembersihan praktik saham gorengan di pasar modal sebagai pekerjaan rumah otoritas.
- Penertiban tersebut dinilai mendesak untuk melindungi kepentingan dan mencegah kerugian pada investor pasar modal ritel.
- Pemerintah fokus memastikan pergerakan ekonomi bergerak lebih cepat dan sehat, bukan mengendalikan harga saham secara langsung.
Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pentingnya pembersihan praktik saham gorengan di pasar modal. Ia menilai, penanganan saham gorengan seharusnya sudah menjadi pekerjaan rumah lama otoritas terkait.
Menurut dia, langkah penertiban penting dilakukan untuk melindungi investor kecil alias ritel di pasar modal.
"Kan selalu bilang, bersihkan pasar dari penggoreng saham. Karena nanti investor kecil kasihan kalau masuk, salah beli saham yang gorengan," ujar Purbaya usai menghadiri Indonesia Economic Summit di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Ia menilai, investor ritel kerap menjadi pihak yang paling dirugikan ketika membeli saham yang pergerakannya tidak mencerminkan fundamental perusahaan. Karena itu, pembersihan praktik tersebut dinilai mendesak.
"Itu harusnya sudah dikerjain sebelum-sebelumnya, cuma mereka Nggak ngerjain PR-nya aja. Jadi begini kita," kata dia.
Meski demikian, Purbaya menekankan pemerintah tidak bermaksud mengendalikan harga saham secara langsung. Fokus utama kebijakan, kata dia, adalah memastikan perekonomian bergerak lebih cepat dan sehat.
"Yang penting kan saya tidak mengendalikan harga saham. Tapi saya memastikan ekonominya bergerak lebih cepat," ujarnya.
Menurut Purbaya, ketika ekonomi tumbuh dan kinerja perusahaan membaik, harga saham akan bergerak naik secara alami. Kondisi tersebut dinilai lebih berkelanjutan dibandingkan lonjakan harga akibat spekulasi.
Ia menambahkan, investor akan masuk ke pasar modal apabila melihat prospek pertumbuhan ekonomi yang positif. Oleh karena itu, penguatan fondasi ekonomi menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan pasar.
Baca Juga: Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat
Purbaya juga menyinggung guncangan yang sempat terjadi di pasar saham belakangan ini imbas kebijakan MSCI. Ia meminta pelaku pasar tidak terlalu khawatir selama fundamental ekonomi tetap terjaga.
"Jadi kemarin goncangan-goncangan itu, enggak usah terlalu khawatir. Fondasi ekonomi makin ke sana, masih makin cepat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026