- 1.620 inovator lokal & global berkolaborasi perkuat riset pertanian nasional.
- Dorong teknologi AI, pertanian presisi, dan keberlanjutan demi swasembada.
- Pupuk Indonesia siapkan hingga Rp2 miliar untuk hilirisasi ide inovatif terpilih.
Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil menjaring lebih dari 1.620 inovator, mulai dari mahasiswa, peneliti, hingga startup, guna memperkuat ekosistem pertanian berbasis teknologi dan mendukung target swasembada pangan nasional dalam acara FertInnovation Challenge 2025.
Direktur Teknik dan Pengembangan Bisnis Pupuk Indonesia, Jamsaton Nababan, menegaskan bahwa kompetisi ini merupakan instrumen strategis untuk membangun pipeline riset yang relevan dengan tantangan industri saat ini.
"Ajang ini sejalan dengan komitmen Pupuk Indonesia dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui penguatan inovasi, teknologi, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan," ujar Jamsaton dikutip Sabtu (7/2/2026).
Bekerja sama dengan Indonesia Agrichemical Research Institute (IARI), FertInnovation Challenge 2025 mengusung tema “Cultivating Innovation, Achieving Food Self-Sufficiency”.
Fokus utama kompetisi ini mencakup empat kategori strategis Precision Agriculture & Digital Farming, Climate Resilience & Sustainable Fertilizer, AI-Driven Agri Supply Chain dan Process & Plant Engineering.
Keempat kategori tersebut dirancang untuk memberikan solusi menyeluruh dari hulu ke hilir, mulai dari efisiensi produksi di pabrik hingga distribusi pupuk yang tepat sasaran ke tangan petani.
Selain memberikan hadiah tunai bagi para pemenang di setiap kategori, Pupuk Indonesia memberikan kesempatan emas berupa program inkubasi. Ide-ide terpilih berpeluang dikembangkan menjadi solusi nyata bagi industri dengan nilai kolaborasi mencapai Rp2 miliar.
Langkah ini mempertegas peran Pupuk Indonesia sebagai innovation enabler di sektor agribisnis. Dengan pendekatan open innovation, perusahaan berupaya mempercepat hilirisasi riset yang mampu menciptakan nilai tambah ekonomi serta sosial bagi masyarakat luas.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI
-
7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG
-
Harga LNG Naik, INDEF Ingatkan Pemerintah Mitigasi Risiko PHK Industri
-
Purbaya Akui Pemda RI Belum Siap Rilis Surat Utang, Ogah Bangkrut Seperti Argentina