- Investor dapat memanfaatkan momentum Ramadan 2026 karena historisnya konsumsi masyarakat melonjak signifikan menjelang Lebaran.
- Analis memprediksi sektor emiten *consumer goods* dan ritel akan menjadi primadona seiring tradisi belanja hari raya.
- Sektor telekomunikasi juga berpotensi menguat karena tingginya lalu lintas data selama periode mudik dan silaturahmi.
Senada dengan pandangan tersebut, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menyebutkan bahwa sentimen positif Ramadan bagi sektor ritel dan konsumsi adalah hal yang lumrah terjadi.
Namun, ia mengingatkan agar investor tetap waspada terhadap faktor eksternal yang bisa memengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara keseluruhan.
Berdasarkan data ekonomi makro terbaru, terdapat indikasi kuat mengenai perbaikan kondisi pasar di awal tahun ini. Data retail sales index pada Januari 2026 tercatat mengalami kenaikan sebesar 8% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Angka ini menjadi basis optimisme bagi para analis bahwa tren positif tersebut akan berlanjut hingga ke puncak musim perayaan Lebaran.
"Berdasarkan data retail sales index yang naik 8% yoy di Januari, BNI Sekuritas menilai ada perbaikan daya beli dan kemungkinan bisa berdampak positif ke saham consumer staples hingga peritel," papar Fanny.
Fanny merinci lebih banyak daftar emiten yang patut dipantau, di antaranya:
- Sektor Konsumsi & Staples: PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
- Sektor Ritel & Lifestyle: PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), dan PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA).
Selain sektor konsumsi dan ritel, terdapat sektor lain yang sering kali terlupakan namun memiliki keterkaitan erat dengan tradisi mudik dan silaturahmi, yaitu sektor telekomunikasi.
Peningkatan lalu lintas data untuk kebutuhan komunikasi, streaming hiburan selama perjalanan, hingga ucapan hari raya secara digital membuat saham-saham seperti PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Indosat Tbk (ISAT) mendapatkan momentum positif.
Emiten seperti ERAA misalnya, sering kali mencatatkan lonjakan penjualan perangkat gawai baru saat masyarakat menerima THR.
Baca Juga: Aturan WFA Libur Nyepi dan Idul Fitri 1447 H, Perusahaan Diminta Ikuti Regulasi
Sementara itu, MAPI dan MAPA mengandalkan konsumsi pakaian dan alas kaki yang sudah menjadi tradisi tahunan masyarakat kota-kota besar di Indonesia saat menyambut hari raya.
Berita Terkait
-
IHSG Hari Ini Libur atau Tidak? Ini Jadwal Resmi Bursa dan Analisisnya
-
15 Ide Usaha saat Ramadan, Modal Minim di Bawah 1 Juta
-
Tak Cuma BUMI, Ini Saham-saham Bakrie yang Harganya Meroket
-
Terpopuler: 50 Kartu Ucapan Imlek, Parfum Halal untuk Salat Tarawih
-
Apa Doa 1 Ramadan Sesuai Ajaran Rasulullah? Ini Bacaan Arab, Latin, dan Artinya
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun
-
Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai
-
Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'