Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga (PPN) memainkan peran vital sebagai penjaga ketahanan energi nasional, utamanya menjelang arus mudik dan libur Idulfitri 1447 H. PPN bertanggung jawab melakukan pengolahan minyak mentah menjadi produk-produk BBM dan Non BBM hingga menyalurkannya ke konsumen.
Untuk terus meningkatkan kapabilitasnya, PPN melakukan inovasi. Salah satunya melalui inovasi sistem operasional Block Mode. Inovasi ini telah dijalankan Kilang Cilacap sejak Mei 2024.
Direktur Operasi Kilang PPN, Didik Bahagia mengatakan, Block Mode adalah metode operasional baru yang mampu meningkatkan fleksibilias kilang dalam mengolah minyak mentah, mengurangi ketergantungan pada minyak mentah (crude) impor dari salah satu sumber, sekaligus meningkatkan efisiensi produksi.
"Inovasi ini merupakah cara Kilang yang dikelola oleh PPN terus beradaptasi dengan kondisi pasokan minyak mentah serta memastikan kilang tetap relevan dengan zaman," ujar Didik.
Didik juga menyampaikan bahwa inovasi tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi kilang menuju operasi yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
"Block Mode sekaligus menjadi upaya PPN dalam menjaga stabilitas pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta meningkatkan efisiensi pengolahan minyak mentah di tengah dinamika pasar global yang fluktuatif,” ujar Didik.
Ia menambahkan, sistem operasional ini membuat efisiensi pengolahan crude meningkat, sehingga biaya produksi lebih terkendali. Selain itu, Block Mode juga akan mendukung ketahanan energi nasional, karena mengurangi ketergantungan pada satu wilayah pemasok, sehingga risiko gangguan distribusi dapat diminimalisasi.
Dalam konteks inilah, PPN lebih siap dalam menghadapi lonjakan konsumsi BBM masyarakat pada masa mudik dan arus balik Idulfitri 2026. Didik menjelaskan, dengan sistem ini, kilang mampu menjaga stok BBM tetap aman. Operasi kilang berjalan 24 jam penuh, didukung para pekerja yang memastikan distribusi energi lancar bagi jutaan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
“Inovasi Block Mode menjadi bukti nyata bahwa PPN mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan kebutuhan pasar. Menjelang mudik Lebaran 2026, masyarakat dapat lebih tenang karena pasokan BBM berada dalam kendali yang kuat,” jelas Didik.
Baca Juga: Kiat Hemat Menuju Kampung Halaman lewat Mudik Bareng Pertamina 2026
Selain Block Mode, upaya untuk memastikan keandalan produksi sekaligus menjaga stok energi aman selama priode peningkatan produksi juga dilakukan dengan pengolahan cocktail crude. Didik menjelaskan, cocktail crude adalah hasil blending beberapa minyak, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas operasional.
“Cocktail Crude dan Block Mode adalah dua hal yang saling melengkapi. Keduanya berujung pada satu hal, yakni ketahanan energi di Indonesia. Dan PPN bangga bisa menjadi yang terdepan dalam inovasi ini,” tutup Didik.***
Berita Terkait
-
500 Pemudik Mengikuti Program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026 dari Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1
-
Dukung Program Pemerintah Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik
-
Program Mudik Bareng 2026 dari Pertamina Berangkatkan Lebih dari 5.000 Peserta
-
Ribuan Pemudik Bersiap Berangkat, Mudik Bareng Pertamina Dorong Perjalanan Aman dan Hemat BBM
-
Energi Ramadan Penuh Harapan, Pertamina Salurkan Santunan bagi 29.000 Anak Yatim
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026