- Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menangguhkan perdagangan saham pada Maret 2026 menyambut Nyepi dan Idul Fitri.
- Penutupan perdagangan saham terjadi pada rentang 18-20 Maret serta 23-24 Maret 2026 karena libur nasional.
- Investor perlu manajemen likuiditas dan penyesuaian portofolio sebelum bursa tutup hingga 25 Maret 2026.
Suara.com - Bagi para pelaku pasar modal, pekan ketiga Maret 2026 akan menjadi periode yang cukup tenang. Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan penutupan aktivitas perdagangan saham dalam rangka menyambut dua hari besar keagamaan nasional, yakni Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Penutupan sementara ini mengikuti kebijakan pemerintah terkait Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama, sehingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan bergerak selama tanggal-tanggal yang telah ditetapkan.
Kalender Libur Bursa Maret 2026
Berdasarkan pengumuman resmi dari otoritas bursa, berikut adalah rincian tanggal di mana perdagangan saham ditiadakan:
Rabu, 18 Maret 2026: Cuti Bersama Hari Suci Nyepi
Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi (Libur Nasional)
Jumat, 20 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri 1447 H
Senin, 23 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri 1447 H
Selasa, 24 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri 1447 H
Baca Juga: IHSG Hijau di Sesi I ke 7.102, Ini Proyeksi Pergerakan Sesi II
Idul Fitri dan Akhir Pekan
Menariknya, perayaan Idul Fitri 1447 H diperkirakan jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret dan Minggu, 22 Maret 2026.
Karena kedua hari tersebut bertepatan dengan akhir pekan, secara otomatis bursa memang tidak beroperasi sesuai jadwal rutin Sabtu-Minggu.
Namun, karena adanya rangkaian cuti bersama yang mengapit akhir pekan tersebut, total masa tidak aktif perdagangan menjadi cukup panjang. Investor baru dapat kembali melakukan transaksi jual-beli saham pada hari Rabu, 25 Maret 2026.
Libur panjang bursa sering kali memengaruhi dinamika pasar. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh investor:
- Manajemen Likuiditas: Pastikan kebutuhan dana tunai Anda sudah terpenuhi sebelum libur dimulai, mengingat pencairan dana hasil penjualan saham membutuhkan waktu $T+2$ (dua hari kerja).
- Penyesuaian Portofolio: Sebagian investor biasanya melakukan profit taking atau penyesuaian posisi sebelum bursa tutup guna menghindari risiko sentimen global yang mungkin terjadi selama pasar domestik libur.
- Operasional Sekuritas: Meskipun aplikasi trading tetap bisa diakses untuk melihat data, layanan nasabah dan proses setelmen biasanya akan ikut menyesuaikan dengan kalender libur bursa.
Memahami jadwal ini sangat penting agar rencana investasi Anda tidak terganggu dan Anda dapat merayakan hari besar dengan lebih tenang tanpa harus mengkhawatirkan fluktuasi harga sesaat.
Tag
Berita Terkait
-
Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
-
13 Link Download Takbiran Idulfitri MP3 Nonstop, Paling Merdu untuk Malam Lebaran
-
Presiden Prabowo Penuhi Permintaan Warga Aceh, Salurkan Bantuan Daging Meugang Sambut Idulfitri
-
Apa yang Harus Dilakukan Jika Sandal Hilang atau Tertukar saat Sholat Ied?
-
Terpopuler: Waktu Terbaik Kirim Ucapan Idulfitri, Beda Hampers Jokowi dan Prabowo
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029
-
APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru
-
Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025
-
Mendag Pastikan HET Minyakita Tak Naik, Pilih Fokus Distribusi Stok ke Pasar Rakyat
-
Berlaku 1 Juli, BBM Jenis Baru B50 Masuk Tahap Evaluasi Akhir
-
Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda
-
Siap-siap! Ada Raksasa BUMN Asuransi yang Baru Akan Dibentuk
-
Aturan Kemasan Polos Rokok Dinilai Bisa Bikin Pendapatan Pedagang Makin Seret
-
Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun
-
IHSG Dibuka Merah ke Level 6.191, Cek Saham yang Wajib Dipantau