- IHSG pada Selasa, 17 Maret 2026, sesi I, naik 1,13 persen mencapai level 7.102 didukung pembelian domestik.
- Indikator teknikal MACD dan Stochastic RSI mengindikasikan tekanan jual mereda serta potensi penguatan jangka pendek.
- Sesi I mencatat transaksi 15,71 miliar saham senilai Rp10,95 triliun, dengan mayoritas saham menguat (504 naik).
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih positif perdagangan sesi I Selasa, 17 Maret 2026. IHSG naik 79,91 poin atau 1,13 pers ke level 7.102, menunjukkan adanya dorongan beli di pasar saham domestik.
Secara teknikal, penguatan IHSG mulai didukung oleh sejumlah indikator. Phintraco Sekuritas mencatat bahwa histogram negatif pada MACD mulai menipis, yang mengindikasikan tekanan jual mulai mereda.
Selain itu, indikator Stochastic RSI juga menunjukkan potensi pembentukan golden cross di area oversold. Kondisi ini umumnya menjadi sinyal awal adanya peluang pembalikan arah atau penguatan lanjutan dalam jangka pendek.
Dengan kombinasi sinyal tersebut, IHSG diperkirakan masih memiliki ruang penguatan, meskipun cenderung terbatas pada sesi perdagangan berikutnya.
Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG akan bergerak dalam rentang 7.100 hingga 7.150 pada perdagangan sesi II hari ini.
Pelaku pasar disarankan tetap mencermati dinamika teknikal serta sentimen global yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan indeks hingga penutupan perdagangan.
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan pada sesi I ini, sebanyak 15,71 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 10,95 triliun, serta frekuensi sebanyak 877,6 miliar kali.
Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 504 saham bergerak naik, sedangkan 210 saham mengalami penurunan, dan 244 saham tidak mengalami pergerakan.
Baca Juga: ADRO Siapkan Rp4 Triliun untuk Buyback Saham, Boy Thohir Ungkap Rencananya
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, ROCK, LAPD, IKAN, MINE, YULE, RANC, KOCI, LCKM, PYFA, ICON.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, PSDN, ALKA, ZATA, ENAK, RLCO, AYLS, KUAS, TFCO, HILL, HBAT, MYTX, UDNG.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur