- Lonjakan kendaraan menuju Gilimanuk terjadi menjelang penutupan layanan penyeberangan Gilimanuk–Ketapang saat Hari Raya Nyepi.
- Data H-4 (17/3/2026) menunjukkan 25.105 kendaraan menyeberang, didominasi roda dua sebanyak 16.909 unit.
- ASDP mengerahkan KMP Prima Nusantara untuk mengatasi antrean panjang yang mencapai 11 kilometer di Pelabuhan Gilimanuk.
Suara.com - Lonjakan pergerakan kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, terjadi menjelang penutupan sementara layanan penyeberangan Gilimanuk–Ketapang saat Hari Raya Nyepi. Kondisi ini memicu antrean panjang akibat tingginya mobilitas masyarakat dalam waktu bersamaan.
Berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam pada Selasa, 17 Maret 2026 atau H-4, tercatat sebanyak 25.105 unit kendaraan menyeberang dari Bali ke Jawa. Angka ini meningkat 1,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 24.716 unit.
Kenaikan paling signifikan terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 16.909 unit atau naik 7,2 persen. Sementara itu, kendaraan roda empat tercatat sebanyak 6.016 unit, truk 1.586 unit, dan bus 594 unit.
Secara keseluruhan, total penumpang yang menyeberang mencapai 74.263 orang dengan total perjalanan kapal sebanyak 243 trip dalam sehari. Adapun secara kumulatif sejak H-10 hingga H-4, jumlah penumpang mencapai 383.398 orang atau naik 0,3 persen, sementara total kendaraan mencapai 122.892 unit atau meningkat 2,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Tingginya volume kendaraan ini memberikan tekanan besar terhadap kapasitas layanan penyeberangan. Menyikapi kondisi tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengambil langkah cepat dengan mengerahkan kapal perbantuan untuk meningkatkan kapasitas angkut.
"Pengerahan KMP Prima Nusantara merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas layanan di lintasan tersibuk. Kami juga terus mengoptimalkan pola operasi kapal agar proses penyeberangan berjalan lebih cepat dan antrean dapat ditekan,” ujar Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano dalam keterangannya, Rabu (18/3/2026).
Kapal KMP Prima Nusantara kini telah dioperasikan di lintasan Ketapang–Gilimanuk untuk membantu mempercepat proses bongkar muat kendaraan sekaligus mengurangi waktu tunggu pengguna jasa.
Berdasarkan pemantauan lapangan pada Rabu (18/3) pukul 10.00 WITA, antrean kendaraan masih terpantau mengular hingga wilayah Desa Melaya dengan panjang sekitar 11 kilometer dari pelabuhan. Meski demikian, kondisi antrean mulai menunjukkan perbaikan seiring peningkatan kapasitas layanan.
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menyebut pihaknya terus melakukan penyesuaian operasional secara dinamis mengikuti kondisi di lapangan.
Baca Juga: Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi
"Kami terus melakukan penyesuaian pola sandar dan bongkar muat agar pergerakan kapal semakin efisien dan antrean dapat berkurang secara bertahap"” jelasnya.
Pemerintah bersama Korlantas Polri dan ASDP terus mengoptimalkan penanganan melalui penambahan armada kapal, optimalisasi buffer zone, serta penerapan sistem tiba-bongkar-berangkat (TBB).
ASDP memastikan akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kelancaran layanan selama periode angkutan Lebaran. Pengguna jasa pun diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan dan kelancaran bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan