- PT JTT melaporkan perlambatan lalu lintas di Tol Jakarta–Cikampek pada 19 Maret 2026 akibat lonjakan kendaraan jelang Idulfitri.
- Peningkatan volume kendaraan menuju Timur Trans Jawa pada 18 Maret mencapai 51.338 unit, meningkat signifikan dari kondisi normal.
- JTT bersama Kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow terukur untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di tengah kepadatan.
Suara.com - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyampaikan bahwa kondisi lalu lintas di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek pada Kamis (19/03) mengalami perlambatan di beberapa titik, sebagai dampak dari lonjakan volume kendaraan yang cukup signifikan menjelang periode libur Idulfitri 1447H/2026.
Hal ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menuju wilayah Timur Trans Jawa.
VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan seiring dengan meningkatnya volume kendaraan yang melintas sehingga berdampak pada penurunan kecepatan perjalanan di sejumlah titik.
“Kami memahami bahwa kondisi ini dapat memengaruhi kenyamanan perjalanan pengguna jalan, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan," ujar Ria dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (19/3/2026).
Menurutnya, peningkatan volume kendaraan yang signifikan menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di beberapa titik, namun arus lalu lintas masih tetap bergerak dan tidak terjadi penutupan akses jalan tol.
Data lalu lintas JTT menunjukkan adanya peningkatan signifikan kendaraan yang menuju arah Timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama.
Pada Shift 3 tanggal 18 Maret 2026, tercatat sebanyak 51.338 kendaraan melintas menuju arah Timur Trans Jawa, atau meningkat 421,20 persem dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 9.850 kendaraan.
Selain tingginya volume kendaraan, kondisi ini juga dipengaruhi oleh adanya beberapa gangguan kendaraan di lajur perjalanan yang terjadi di tengah intensitas lalu lintas yang tinggi.
Petugas di lapangan bersama Kepolisian segera melakukan penanganan dan evakuasi kendaraan secara cepat guna meminimalkan dampak terhadap arus lalu lintas.
Baca Juga: Daftar Ruas Tol Diskon 20 Persen Selama Libur Panjang Nataru, Cek Tanggalnya!
Sejak peningkatan volume kendaraan terjadi, JTT bersama Kepolisian telah menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow secara terukur dan situasional guna menjaga distribusi arus kendaraan tetap berjalan.
Pengaturan contraflow dilakukan secara dinamis melalui mekanisme buka-tutup sesuai diskresi Kepolisian.
JTT memastikan bahwa seluruh skema rekayasa lalu lintas telah dijalankan sesuai prosedur dengan dukungan penuh petugas di lapangan.
Antara lain melalui pemasangan rambu dan petunjuk arah menuju jalur contraflow di setiap titik akses masuk, serta kehadiran petugas yang secara aktif mengarahkan kendaraan guna memastikan transisi arus lalu lintas berjalan aman.
Dengan kondisi volume kendaraan yang berada di atas kapasitas normal, kecepatan perjalanan menjadi lebih terbatas. Meski demikian, arus lalu lintas tetap terjaga dan terus bergerak secara bertahap.
JTT terus mengoptimalkan pelayanan dengan memastikan kesiapan petugas, sarana prasarana, serta koordinasi intensif dengan Kepolisian guna menjaga keselamatan dan kelancaran pengguna jalan.
Kemudian Ria mengimbau pengguna jalan sebelum memulai perjalanan, “Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan dengan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan," katanya.
Pengguna jalan juga diharapkan dapat mengikuti arahan petugas di lapangan, memperhatikan rambu lalu lintas serta informasi melalui Variable Message Sign (VMS), serta merencanakan perjalanan dengan baik agar perjalanan tetap aman dan nyaman hingga tujuan.
Berita Terkait
-
Tol Trans Jawa Normalkan 32 Gardu Layanan Transaksi Usai Penutupan One Way
-
Contraflow Jalan Tol Jakarta-Cikampek Sedang Berlangsung! Siapkan e-Money dan Konsentrasi
-
Lebaran 2024: Pengguna Jalan Tol Wajib Patuhi Rambu dan Arahan Petugas, Termasuk Contraflow Segera!
-
Kecelakaan di Jalan Tol Dapat Santunan? Ini Dia Penjelasan Lengkapnya!
-
Empat Ruas Tol Jasa Marga Ini Gratis Selama Mudik Lebaran
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap
-
Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City
-
Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh
-
Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru
-
Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050
-
Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026
-
Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?